Kompas.com - 10/12/2018, 22:05 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - Kendati saling berselisih dan menjadi rival satu sama lain, China dan India siap menggelar latihan militer gabungan.

Latihan militer, yang pertama sejak 18 bulan lalu itu, akan dimulai pada Selasa (11/12/2018) dan direncanakan dilangsungkan selama dua pekan.

Melansir dari SCMP, latihan yang dijuluki dengan "Hand in Hand" tersebut akan dilangsungkan di Chengdu, Provinsi Sichuan, yang bersebelahan dengan Tibet, di mana kedua negara telah berebut kepentingan perbatasan selama beberapa dekade.

Para analis memandang latihan militer gabungan itu berpeluang untuk membantu membangun kembali kepercayaan antara kedua negara, meski tidak akan secara penuh.

Baca juga: Militer China Gelar Latihan di Tiga Wilayah Perairan yang Berbeda

Latihan militer gabungan antara Beijing dengan New Delhi itu semula digelar setiap tahun sejak 2013. Namun agenda tahun lalu dibatalkan sebagai akibat perselisihan kedua negara yang memanas.

Ajang latihan gabungan tersebut dirancang untuk membangun kepercayaan antara kedua angkatan bersenjata, serta meningkatkan upaya bersama dalam melawan ancaman terorisme.

Di sela-sela pertemuan KTT G20 di Argentina akhir November lalu, Presiden China Xi Jinping telah bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Keduanya sepakat meningkatkan hubungan bilateral sejak pertemuan sebelumnya di bulan April.

Selain itu, Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi berencana mengunjungi India pada akhir bulan ini, untuk melancarkan sebuah forum pertukaran tingkat tinggi antara kedua negara.

Namun masih ada sejumlah kendala, termasuk persaingan maritim yang terus meningkat.

Pada saat yang sama, China dan India telah meningkatkan kapasitas mereka untuk memproyeksikan kekuatan di lautan.

Media lokal melaporkan, Angkatan Laut India berencana menambah armada kapal, helikopter, dan pesawat terbang mereka, serta memperluas pangkalan di Chennai dalam upaya meningkatkan kehadiran militernya di selatan Teluk Benggala.

Sementara China, telah memperluas kehadiran militernya di Samudera Hindia dengan tujuan membantu menjaga kepentingannya yang terus berkembang di luar negeri.

Baca juga: Tak Diajak Latihan Militer, China Kirim Kapal Mata-mata ke Perairan Dekat Hawaii

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber SCMP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.