Lampu Rambu Pejalan Kaki di Kota Ini Pakai Siluet Elvis Presley

Kompas.com - 10/12/2018, 18:39 WIB
Tampilan lampu rambu pejalan kaki di Elvis Presley Square di Kota Friedberg, Jerman, yang menampilkan siluet Sang Raja Rock and Roll. DEUTSCHE WELLE / F RUMPENHORST / PICTURE-ALLIANCETampilan lampu rambu pejalan kaki di Elvis Presley Square di Kota Friedberg, Jerman, yang menampilkan siluet Sang Raja Rock and Roll.

FRIEDBERG, KOMPAS.com - Sebuah kota di Jerman yang memiliki hubungan sejarah dengan musisi rock and roll, Elvis Presley, memilih cara yang unik untuk menunjukkan penghormatan sekaligus mengenang penyanyi legendaris itu.

Tiga buah lampu rambu pejalan kaki di simpang Elvis Presley Square di Kota Friedberg, dipasang siluet Sang Raja Rock and Roll, sejak Rabu pekan lalu.

Saat lampu menyala merah, tanda pejalan kaki harus berhenti, maka akan terlihat siluet Elvis Presley yang sedang memegang mik.

Sementara setelah lampu menyala hijau, terlihat siluet Elvis dengan gaya menarinya yang khas, yakni kedua telapak kaki jinjit dan satu tangan yang diangkat.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Elvis Presley, King of Rock n Roll

Disampaikan politisi lokal, Marion Gotz, dari Partai Demokratik Sosial (SPD), pemasangan lampu rambu pejalan kaki itu bertujuan untuk menambah daya tarik kota bagi wisatawan.

"Untuk memasang lampu-lampu tersebut kota telah membayar sekitar 900 euro (sekitar Rp 14 juta)," kata Gotz kepada surat kabar lokal Wetterauer Zeitung.

Kota Friedberg yang berada di dekat Frankfurt, memiliki sejarah yang erat dengan sosok Sang Raja Rock and Roll.

Di kota berpenduduk 28.000 jiwa itu, Elvis pernah ditempatkan selama dia bergabung dengan Angkatan Darat AS. Kota tersebut terletak sekitar 26 kilometer arah utara Frankfurt, di Hesse.

Selama ditempatkan di kota itu antara Oktober 1958 hingga Maret 1960, Elvis tinggal di dekat Bad Bauheim.

Di Friedberg pula, Elvis bertemu dengan Priscilla Beaulieu, yang kemudian menjadi istrinya setelah menjalin hubungan selama tujuh tahun.

Pemasangan lampu rambu pejalan kaki ala Elvis Presley itu bertujuan agar warga tidak melupakan sosok penyanyi yang meninggal pada 1977 itu, dan menjaga sejarah hubungannya dengan kota tersebut.

Menurut Gotz, dibutuhkan waktu selama tiga bulan bagi kepolisian kota untuk memberi izin perubahan lampu rambu pejalan kaki itu. Demikian dilansir dari media Jerman, Deutsche Welle.

Baca juga: Rumah Masa Kecil Elvis Presley Akan Dilelang Secara Online



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X