Kompas.com - 10/12/2018, 14:38 WIB

RIYADH, KOMPAS.com - Emir Qatar memilih untuk tidak hadir dalam KTT Teluk Arab pada Minggu (9/12/2018) di Riyadh, Arab Saudi.

Seperti diketahui, Saudi bersama dengan Bahrain dan Uni Emirat Arab memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada 2017.

Ketiga negara tersebut menuduh Qatar dukung terorisme dan membina hubungan dekat dengan Iran.

Baca juga: Raja Salman Undang Emir Qatar Ikut Pertemuan Negara Teluk

Diwartakan AFP, Saudi telah mengundang Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad al-Thani untuk menghadiri acara enam negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Namun, Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan sang pemimpin tidak akan hadir. Dalam pertemuan tersebut, Qatar diwakili oleh Menteri Luar Negeri Qatar Sultan al-Muraikhi.

Merespons hal itu, Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmed Al Khalifa mengecam ketidakhadiran Emir Qatar.

"Emir Qatar seharusnya menerima permintaan yang adil (dari negara yang memboikot) dan menghadiri KTT," katanya, seperti dikutip dari CGTN.

Sebagai tanggapan, direktur kantor informasi di Kemenlu Watar Agmed bin Saeed al-Rumaihi menyinggung soal penyelenggaran KTT Teluk pada tahun lalu.

"Qatar dapat membuat keputusan sendiri dan menghadiri KTT di Kuwait (tahun lalu), sementara para pemimpin negara yang boikot tidak," ucapnya.

KTT GCC terdiri dari enam negara anggota yang digelar saat dunia menyoroti kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Baca juga: Dapat Suntikan Dana dari Qatar, Pekerja Hamas Akhirnya Gajian

Saudi TV melaporkan, Raja Salman menyambut kehadiran dari Uni Emirat Arab, Oman, Bahrain, dan Kuwait.

KTT diharapkan berfokus pada masalah politik minyak, keamanan, termasuk perang Yaman dan aktivitas Iran dan Qatar yang memboikot perdagangan dan transportasi.

Sebagai informasi, Qatar pada pekan lalu tiba-tiba mengumumkan keluar dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak Bumi atau OPEC.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP,CGTN News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.