Masako, Putri Mahkota Jepang yang Mengaku Grogi Jelang Penobatan

Kompas.com - 09/12/2018, 17:51 WIB
Putri Mahkota Jepang Masako (kanan) dan suaminya Putra Mahkota Naruhito (kiri) berpose dengan anjing peliharaan mereka, Yuri, di Istana Togu di Tokyo. Foto ini diambil pada 4 Desember 2018. (AFP/Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang) Putri Mahkota Jepang Masako (kanan) dan suaminya Putra Mahkota Naruhito (kiri) berpose dengan anjing peliharaan mereka, Yuri, di Istana Togu di Tokyo. Foto ini diambil pada 4 Desember 2018. (AFP/Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang)

TOKYO, KOMPAS.com - Putri Mahkota Jepang Masako pada Minggu (9/12/2018) berjanji untuk melakukan apa yang terbaik meski mengaku grogi menjadi permaisuri dalam beberapa bulan mendatang.

Demikian pernyataannya yang dirilis pada ulang tahunnya ke-55, seperti dikutip dari AFP.

Seperti diketahui, Kaisar Akihito akan mengundurkan diri pada 30 April 2019. Pengunduran diri tersebut sebagai yang pertama dalam keluarga kekaisaran Jepang lebih dari dua abad terakhirnya.

Baca juga: Pangeran Jepang Kritik Ritual Penobatan Kaisar Baru Pakai Uang Rakyat

Suami Masako, sekaligus putra tertua Kaisar Akihito, Putra Mahkota Naruhito akan naik takhta menggantikan ayahnya.

"Meski saya merasa tidak percaya diri tentang hari-hari di masa depan, saya ingin mengapdikan diri untuk kebahagiaan rakyat sehingga berusaha mencapa tujuan tersebut," katanya.

Masako menempuh pendidikan di Havard dan Oxford, kemudian meninggalkan karier yang menjanjikan sebagai seorang diplomat untuk menikah dengan Akihito pada 1992.

Dia melahirkan Putri Aiko pada 2001. Tapi, dia terus menghadapi tekanan akan kelahiran seornag putra.

Dalam hukum di Jepang, hanya pewaris laki-laki yang dapat mengambil takhta.

Tekanan merada pada 2006, ketika saudara iparnya melahirkan Pangeran Hisahito, yang sekarang berusia 12 tahun.

Masako beberapa kali membuat penampilan publik sejak 2003. Kini, dia sedang memulihkan diri dari penyakit yang disebabkan stres jelang suksesi kekaisaran.

Baca juga: Kaisar Akihito Jalani Ritual Panen Terakhir Sebelum Turun Takhta

"Saya senang dapat melakukan tugas lebih banyak daripada sebelumnya karena saya telah mencoba memperbaiki kondisi fisik saya," ucapnya.

Di sisi lain, dokter memperingatkan bahwa penting bagi putri mahkota untuk melanjutkan perawaran karena rentan terhadap kelelahan, terutama usai mengikuti upacara besar atau tugas yang berturut-turut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X