Lagi, Staf Penting Donald Trump Terpental dari Gedung Putih

Kompas.com - 09/12/2018, 16:29 WIB
Donald Trump dan John Kelly AFP Photo/Don EmmertDonald Trump dan John Kelly

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Kepala Staf Kepresidenan, John Kelly akan meninggalkan jabatannya pada akhir tahun ini.

Trump menyebut, pengganti John Kelly akan segera diumumkan dalam satu dua hari ini.

Sejak beberapa hari ini muncul desas-desus Kelly berada di bawah tekanan untuk mengundurkan diri dari posisi yang dijabatnya sejak Juli 2017.

Baca juga: John Kelly, Jenderal Ketiga yang Gabung di Kabinet Trump

Beberapa laporan mengatakan, hubungan Presiden Trump dengan mantan perwira marinir itu makin memburuk.

Tapi, Trump menyebut John Kelly sebagai tokoh hebat.

"Dia sudah bekerja bersama saya selama hampir dua tahun sampai sekarang, dalam dua jabatan," kata Trump.

"Saya sangat menghargai pengabdiannya," imbuhnya.

Bulan lalu, kantor berita Reuters mengutip sejumlah sumber mengatakan Nick Ayers, kepala staf Wakil Presiden Mike Pence, adalah calon pesaing untuk posisi kepala staf kepresidenan.

Penggantian Kelly makin mempertinggi rekor Trump tentang para pejabat dekatnya yang terpental dalam waktu singkat.

Sejauh ini, sejak dua tahun menjabat, sudah ada 28 pejabat Gedung Putih yang dipecat atau mundur, atau juga dipaksa mundur.

Dengan pergerakan pelantikan dan pemecatan itu, Trump kini dibantu oleh Penasihat Keamanan Nasional yang ketiga, direktur komunikasi yang kelima, dan nanti, pejabat baru akan menjadi Kepala Staf Kepresidenan yang ketiga.

Baca juga: Menantu Trump Disebut Nasihati MBS Usai Kematian Khashoggi

Sebelumnya, John Kelly disorot karena dalam sebuah buku tentang Trump yang ditulis wartawan investigasi kawakan Bob Woodward. Dalam buku itu, Kelly menyebut Trump sebagai orang bodoh.

Kelly mengatakan tidak ada gunanya untuk mencoba meyakinkan Trump tentang hal apa pun. Dia telah menyangkal secara tegas tulisan dalam buku tersebut.

Di bawah pemerintahan Trump, awalnya Kelly memimpin Departemen Keamanan Dalam Negeri, namun kemudian dipromosikan menjadi kepala staf pada Juli 2017, menggantikan Reince Priebus.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X