Kisah Negara Kecil di Samudra Hindia Pakai Tebu untuk Hasilkan Listrik

Kompas.com - 09/12/2018, 14:45 WIB
Ilustrasi KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAIlustrasi

LA BARAQUE, KOMPAS.com - Jauh di Samudra Hindia, sebuah negara kepulauan kecil harus menjadi mandiri untuk mengurangi ketergantungan akan bahan bakar fosil.

Mauritius, kini mulai beralih ke tanaman utara tebu untuk menghasilkan energi listrik.

Sisa tebu, batang tebu dan pucuknya dihancurkan menjadi bahan berserat kering yang dikenal sebagai ampas tebu. Bahan tersebut dibakar untuk membantu daya listrik negara itu.

Listrik dari tebu sekarang menyumbang 14 persen dari kebutuhan pulau. Ketika dikombinasikan dengan sumber terbarukan lainnya seperti tenaga surya, angin, dan hidro, maka hampir seperempat dari konsumsi harian.

Baca juga: Rekor Telur Orak-arik Terbesar di Dunia Pecah di Mauritius

"Tujuan pemerintah untuk meningkatkan pangsa energi terbarukan dalam bauran energi hingga 35 persen pada 2025," kata Wakil Perdana Menteri Mauritius Ivan Collendavello.

Collendavello yang juga menjabat sebagai menteri energi menyatakan, target dapat diraih sekaligus dengan hadirnya 11 proyek tenaga surya dan dua ladang untuk tenaga angin pada tahun depan.

"Produsen independen dalam industri gula akan terus menyediakan bagian terbesar listrik terbarukan dari ampas tebu," ucapnya.

Di Mauritius, sekitar 60 persen listrik dihasilkan dari empat perusahaan gula, masing-masing menjalankan pembangkit listrik tenaga panas sendiri.

Pabrik-pabrik menjalankan batubara untuk sebagian tahun, kemudian beralih ke tebu saat musim panen tiba.

Listrik 24 jam

Selama masa panen pada akhir November, terlihat truk-truk besar terlihat berbaris di samping gudang untuk membongkat muatan tebu segar di perusahaan Omnicane.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X