Menantu Trump Disebut Nasihati MBS Usai Kematian Khashoggi

Kompas.com - 09/12/2018, 11:50 WIB
Penasihat senior Presiden AS, Jared Kushner. NICHOLAS KAMM / AFP Penasihat senior Presiden AS, Jared Kushner.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Jared Kushner terus melanjutkan percakapan pribadinya dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman usai pembunuhan jurnali Jamal Khashoggi.

Demikian laporan dari The New York Times, seperti diwartakan CNN dan Daily Mail, Sabtu (8/12/2018).

Kushner adalah menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang juga menjadi penasihat seniornya dan suami dari Ivanka Trump.

Baca juga: Menantu Trump Kini Tak Bisa Akses Informasi Amat Rahasia


Dia disebut memberikan nasihat kepada Pangeran Mohammed atau MBS tentang bagaimana cara untuk mengatasi masalah setelah kematian Khashoggi.

Meski ada aturan bahwa staf Dewan Keamanan Nasional harus hadir pada semua panggilan telepon dengan pemimpin asing, tapi Kushner dan MBS terus mengobrol secara informal.

Laporan The New York Times itu mengutip dua mantan pejabat senior AS dan dua orang yang diberi pengarahan oleh Saudi.

"Jared selalu cermat mengikuti protokol dan pedoman mengenai hubungan dengan MBS dan smua pejabat asing lain yang berinteraksi dengannya," kata juru bicara Gedung Putih.

Sumber dari Kerajaan Saudi mengklaim keduanya berbicara di telepon setelah berita kematian sang jurnalis pada 2 Oktober lalu di gedung konsulat Saudi di Istanbul.

Sementara, Gedung Putih hanya mengakui satu pembicaraan resmi Kushner dan MBS pada 10 Oktober lalu.

Laporan CNN menyebut, Kushner dan juga Penasihat Keamanan Nasional John Bolton telah melakukan panggilan dengan MBS hampir seminggu, setelah Khashoggi dilaporkan hilang dan penyelidikan tengah digelar.

Baca juga: Soal Aksi Protes Rompi Kuning, Trump Salahkan Perjanjian Iklim Paris

"Mereka meminta rincian lebih lanjut agar pemerintah Saudi transpran dalam proses penyelidikan," kata sekretaris pers Gedung Putih Sarah Sanders.

Kushner disebut sebagai pembela MBS terpenting. Alasannya, sang putra mahkota Saudi tetap menjadi kunci bagi kebijakan Timur Tengah pemerintahan Trump.

Trump dan Kementerian Luar Negeri AS belum mencapai kesimpulan akhir tentang siapa yang bertanggung jawab atas kematian Khashoggi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X