Hadapi Massa Rompi Kuning, Perancis Kerahkan Kendaraan Lapis Baja

Kompas.com - 08/12/2018, 17:07 WIB
Inilah Berliet VBX-170 atau VBRG, kendaraan lapis baja yang dikerahkan untuk menghadapi massa pergerakan rompi kuning. Badan Informasi dan Hubungan Publik Militer Perancis via NewsweekInilah Berliet VBX-170 atau VBRG, kendaraan lapis baja yang dikerahkan untuk menghadapi massa pergerakan rompi kuning.

PARIS, KOMPAS.com — Pemerintah Perancis dilaporkan mengerahkan kendaraan lapis baja yang dikerahkan ke medan perang untuk menghadapi massa rompi kuning.

Perdana Menteri Edouard Philippe mengatakan, pasukan keamanan berniat untuk menerjunkan puluhan kendaraan militer Berliet VXB-170.

Baca juga: Antisipasi Massa Rompi Kuning, Menara Eiffel dan Pertokoan di Paris Tutup

Diwartakan Newsweek pada Jumat (7/12/2018), pengerahan VXB-170 itu juga ditambah dengan 8.000 personel Gendarmerie serta kepolisian.

Kepada TF1, Philippe menekankan, terjadinya penjarahan dan perusakan fasilitas umum menjadi pertimbangan pemerintah terpaksa mengerahkan kendaraan tersebut.

"Kami menghadapi orang yang tidak hanya berunjuk rasa, tetapi juga merusak sesuatu. Kami memastikan mereka tak bakal meninggalkan tempat ini," ancamnya.

Kendaraan yang oleh Gendarmerie Perancis dikenal sebagai VBRG itu merupakan kendaraan angkut personel dan pertama kali dipakai pada 1975.

Kementerian Pertahanan menjelaskan, VBRG bisa digunakan dalam operasi penegakan hukum di internal negara maupun misi kontra-terorisme.

Dalam situs resmi Kemenhan Perancis, VBRG diklaim sukses menjalankan operasi gabungan selama Perang Kosovo maupun perang sipil pertama di Pantai Gading.

Kendaraan itu mampu membawa senapan mesin kaliber 7,62 mm, peluncur granat 40 mm, maupun pisau seperti bulldozer.

VBRG boleh dikatakan jarang berada di jalanan kota besar. Terakhir kali Perancis menerjunkannya pada April lalu di Notre-Dame-des-Landes.

Saat itu, mereka melakukan evakuasi paksa aktivis jongkok, serta kerusuhan yang melanda Paris dan daerah sekitarnya pada 2005.

Perancis dilaporkan sering menghadapi aksi demonstrasi. Namun pergerakan giles jaunes (rompi kuning) merupakan yang terburuk dalam 50 tahun terakhir.

Pergerakan yang berawal dari keputusan Presiden Emmanuel Macron menaikkan harga bahan bakar berdampak kepada desakan supaya dia mundur.

Baca juga: Dapat Ancaman Mati, Massa Rompi Kuning Urung Bertemu PM Perancis

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X