Trump Sebut Mantan Menlunya "Bodoh seperti Batu"

Kompas.com - 08/12/2018, 13:15 WIB
Rex Tillerson ketika masih menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (kiri), duduk di samping Presiden Donald Trump dalam Pertemuan Kabinet di Gedung Putih, Washington, (16/10/2017). AFP/Saul LOEBRex Tillerson ketika masih menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (kiri), duduk di samping Presiden Donald Trump dalam Pertemuan Kabinet di Gedung Putih, Washington, (16/10/2017).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritikan kepada mantan Menteri Luar Negerinya, Rex Tillerson.

Dalam kicauannya di Twitter seperti dikutip The Guardian Sabtu (8/12/2018), Trump memuji penerus Tillerson, Mike Pompeo.

Trump mengatakan Pompeo sudah membuatnya bangga dan menganggap hasil pekerjaannya bagus. Sementara Tillerson tidak punya kapasitas mental yang memadai.

Baca juga: Trump Pecat Menteri Luar Negerinya

"Dia bodoh seperti batu. Saya tidak bisa menyingkirkannya dengan cepat. Dia juga pemalas. Saat ini situasinya sudah berubah. Semangat baru dari Kementerian Luar Negeri!" kata Trump.

Ucapan Presiden 72 tahun itu menanggapi wawancara Tillerson dengan kontributor CBS News Bob Schieffer pada Kamis lalu (6/12/2018).

Mantan Chief Executive Exxon Mobil itu mengatakan Trump adalah pribadi yang tidak disiplin, tidak suka membaca, maupun mendengarkan detil.

Ketika ditanyakan apa yang membuat hubungannya keduanya kolaps, Tillerson menjelaskan kemungkinan karena dia tidak bisa mengikuti perintah Trump yang berpotensi melanggar hukum.

Setiap kali Trump sesuatu, Tillerson selalu memberikan penjelasan bahwa perintahnya itu bisa melanggar perjanjian maupun hukum.

"Anda tahu, setiap kali saya mengatakan itu dia kemudian menjadi frustrasi," tutur politisi yang berasal dari Texas tersebut.

Saat twit maupun wawancara itu beredar, juru bicara menlu yang bertugas pada 1 Februari 2017 hingga 31 Maret 2018 belum memberi komentar.

Trump memecat Tillerson pada Maret melalui kicauan di Twitter di tengah perbedaan pendapat keduanya akan kebijakan terhadap Iran, Korea Utara (Korut), maupun Rusia.

Selain itu, hubungan keduanya juga merenggang buntut laporan di mana Tillerson sempat menyebut Trump "si bodoh" dalam pembicaraan internal.

Saat memilihnya sebagai menlu, Trump memuji Tillerson sebagai sosok yang ulet, mempunyai banyak pengalaman, dan pemahamannya yang luas akan geopolitik.

Namun, Tillerson memimpin Kemenlu AS yang dianggap perannya sudah tergerus di mana banyak posisi penting belum terisi.

Selain itu, sekutu juga mempertanyakan apakah manjur berurusan dengan para diplomat yang bahkan tidak mempunyai "telinga" Trump tersebut.

Baca juga: Usai Dipecat, Tillerson Tak Ucapkan Terima Kasih kepada Trump

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X