Ketika Seorang Buronan Bercakap-cakap dengan Polisi via Facebook - Kompas.com

Ketika Seorang Buronan Bercakap-cakap dengan Polisi via Facebook

Kompas.com - 07/12/2018, 21:40 WIB
Inilah sebagian percakapan antara buronan bernama Anthony Akers dengan Kepolisian Richland, Amerika Serikat, setelah pengumuman daftar pencarian orangnya diunggah ke Facebook.Richland Police Department/Facebook Inilah sebagian percakapan antara buronan bernama Anthony Akers dengan Kepolisian Richland, Amerika Serikat, setelah pengumuman daftar pencarian orangnya diunggah ke Facebook.

RICHLAND, KOMPAS.com - Seorang pria di Washington, Amerika Serikat (AS), menjadi viral setelah menanggapi pengumuman buronan atas namanya yang dikeluarkan kepolisian lokal.

Awalnya, Kepolisian Richland mengunggah poster bahwa Anthony Akers masuk dalam daftar pencarian orang ( DPO) Departemen Pembetulan Washington.

Sebabnya sebagaimana dikutip The Independent Kamis (6/12/2018), Akers dianggap gagal untuk mematuhi hukuman yang diberikan kepadanya.

Baca juga: Ditangkap Saat Pulang Kampung, Buronan Ini Bilang Saya Kira Polisi Sudah Lupa

"Jika Anda mempunyai informasi, silakan menghubungi nomor yang disediakan," ujar Kepolisian Richland dalam unggahan di Facebook per tanggal 28 November.

Lima jam kemudian, unggahan itu mendapat respon dari akun bernama Anthony Akers yang meminta polisi untuk tenang, dan dia menyatakan menyerahkan diri.

Karena yang ditunggu tidak muncul, Kepolisian Richland menulis lagi bahwa mereka bisa ditemui selama jam kerja, dan mencantumkan nomor jika dia membutuhkan kendaraan.

Tanggapan polisi dibalas pria berusia 38 tahun itu yang menuturkan bahwa dia berjanji untuk menyerahkan diri maksimal 48 jam ke depan.

Seorang warganet bernama Dylan Olsen kemudian bertanya kepada polisi apakah Akers sudah menyerahkan, yang dijawab belum oleh polisi.

Setelah itu Akers muncul kembali dengan menulis bahwa dia meminta maaf tak bisa memenuhi janjinya seraya berkata dia bakal menyerahkan diri keesokan harinya saat makan siang.

"Saya tahu kalian tak bakal percaya. Namun saya janji jika saya tak muncul, maka saya bakal menelepon kendaraan untuk membawa saya ke kantor," tuturnya.

Lagi-lagi dia hanya menunjukkan diri di Facebook dan mengucapkan terima kasih karena sudah mendapat "kesempatan" untuk menyerahkan diri.

"Saya tahu saya tida pantas untuk ini. PS: Kalian ini benar-benar mengagumkan," begitulah ucapan Akers di Facebook.

Situasi itu membuat Kepolisian Richland menanggapi dengan sekali lagi meminta kepada publik untuk memberikan informasi persembunyiannya.

Polisi meminta kepada Akers untuk menepati janjinya. "Pekan datang dan pergi. Kami mulai berpikir Anda tidak datang. Kami mohon, telepon saja kami," demikian pernyataan polisi.

Janji itu akhirnya ditepati. Selasa (4/12/2018) pukul 15.29 waktu setempat, Akers benar-benar menyerahkan dirinya kepada polisi.

Namun, penyerahan diri itu bukan tanpa disertai pesan. "Di sini untuk kencan manis saya," tutur Akers sembari selfie di depan kantor polisi.

Baca juga: Milisi Libya Jual Seorang Anggota ISIS Buronan Inggris Rp 15 Miliar


Terkini Lainnya

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

Regional
Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergitas TNI-Polri

Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergitas TNI-Polri

Nasional
7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

Megapolitan
Truk Terguling ke Jurang, Sopir Selamat setelah Melompat ke Luar

Truk Terguling ke Jurang, Sopir Selamat setelah Melompat ke Luar

Regional
Kunjungi Aceh, Ini Agenda Jokowi Hari Ini...

Kunjungi Aceh, Ini Agenda Jokowi Hari Ini...

Nasional
Istri Merencanakan Pembunuhan Suami karena Korban Sering Selingkuh

Istri Merencanakan Pembunuhan Suami karena Korban Sering Selingkuh

Regional
Pemeriksaan Lanjutan Dahnil Anzar sebagai Saksi Kasus Dana Kemah Ditunda

Pemeriksaan Lanjutan Dahnil Anzar sebagai Saksi Kasus Dana Kemah Ditunda

Megapolitan
Antisipasi Intimidasi, Pemilih Penyandang Disabilitas Didampingi saat Mencoblos

Antisipasi Intimidasi, Pemilih Penyandang Disabilitas Didampingi saat Mencoblos

Regional
KRL Jakarta Kota-Bekasi Alami Gangguan karena Operasional Kereta Barang

KRL Jakarta Kota-Bekasi Alami Gangguan karena Operasional Kereta Barang

Megapolitan
Senat AS Setuju Hentikan Bantuan Militer ke Saudi untuk Konflik Yaman

Senat AS Setuju Hentikan Bantuan Militer ke Saudi untuk Konflik Yaman

Internasional
Banjir di Kota Bandung, Sopir Taksi Online Terjebak di Mobil dan Diselamatkan Warga

Banjir di Kota Bandung, Sopir Taksi Online Terjebak di Mobil dan Diselamatkan Warga

Regional
Tawuran Antar Pelajar di Sawah Besar, Satu Orang Tewas

Tawuran Antar Pelajar di Sawah Besar, Satu Orang Tewas

Megapolitan
Kapolri: Fokus Kami dalam Bidang Terorisme adalah Penelusuran Aspek Pendanaan

Kapolri: Fokus Kami dalam Bidang Terorisme adalah Penelusuran Aspek Pendanaan

Nasional
ISIS Klaim Pelaku Penembakan Pasar Natal Strasbourg adalah Tentaranya

ISIS Klaim Pelaku Penembakan Pasar Natal Strasbourg adalah Tentaranya

Internasional
OSO Diminta Terima Putusan soal DCT agar Tak Memberatkan KPU

OSO Diminta Terima Putusan soal DCT agar Tak Memberatkan KPU

Nasional

Close Ads X