Kompas.com - 07/12/2018, 20:47 WIB

GAZA, KOMPAS.com - Para pekerja di pemerintahan Hamas di Jalur Gaza akhirnya menerima pembayaran gaji mereka untuk bulan kedua, Jumat (7/12/2018).

Pembayaran gaji karyawan pemerintahan Hamas itu setelah Qatar menyuntikkan lebih banyak dana ke wilayah tersebut atas persetujuan Israel.

Kementerian keuangan yang dijalankan Hamas mengumumkan melalui media lokal bahwa uang tersebut akan didistribusikan selama dia hari, dengan para karyawan akan menerima 50 persen dari gaji mereka.

Ratusan pegawai dari berbagai departemen pemerintahan Hamas telah mengantre di luar bank-bank di Jalur Gaza sejak pagi hari. Demikian dilaporkan AFP.

Baca juga: Menhan Israel kepada Hamas: Kami Memberi Makan Monster

Salah seorang pegawai di Kementerian Perempuan di Gaza, Doaa (36), mengaku telah mengantri di bank sejak pagi untuk mengambil gajinya.

"Gaji ini membantu kami untuk menjalani hidup dan memenuhi kebutuhan anak-anak kami, meskipun jumlahnya tidak seberapa," kata dia.

Suntikan dana dari Qatar ke wilayah Gaza tersebut merupakan bagian kesepakatan dari gencatan senjata tak resmi antara Hamas dengan Israel.

Kesepakatan gencatan senjata tersebut dicapai setelah terjadinya peningkatan kekerasan antara Hamas dengan Israel.

Namun buntut dari tercapainya gencatan senjata, menteri pertahanan Israel, Avigdor Lieberman mengundurkan diri, setelah menilai Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dianggap terlalu lunak kepada Hamas.

Dalam kesepakatan tersebut, Qatar akan memberikan dana total sebesar 90 juta dollar AS (sekitar Rp 1,3 triliun) yang diberikan dalam enam kali pembayaran, masing-masing sebesar 15 juta dollar AS.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.