Ayah Hukum Anaknya Berjalan 8 Km ke Sekolah karena "Bully" Temannya - Kompas.com

Ayah Hukum Anaknya Berjalan 8 Km ke Sekolah karena "Bully" Temannya

Kompas.com - 07/12/2018, 18:33 WIB
Potongan video yang diunggah seorang ayah bernama Matt Cox memperlihatkan putrinya berjalan ke sekolah sebagai bentuk hukuman karena sudah mem-bully temannya.Facebook/Matt Cox Potongan video yang diunggah seorang ayah bernama Matt Cox memperlihatkan putrinya berjalan ke sekolah sebagai bentuk hukuman karena sudah mem-bully temannya.

BOWLING GREEN, KOMPAS.com - Seorang ayah di Ohio, Amerika Serikat (AS), memberikan hukuman bagi anaknya setelah kedapatan mem- bully teman sekolahnya.

Ayah bernama Matt Cox itu menghukum putrinya yang berusia 10 tahun untuk berjalan sejauh delapan kilometer dari rumah ke sekolahnya.

Baca juga: Batal Kunjungi Makam Tentara Akibat Hujan, Trump Di-Bully Netizen

Dilansir The Star Jumat (7/12/2018), Cox mengunggah video ketika putrinya berjalan sambil menenteng tasnya sementara dia mengikuti menggunakan mobil sambil merekam.

Video yang diunggah di Facebook pada Senin (3/12/2018) tersebut sudah dilihat sebanyak 17 kali dan dibagikan hingga 400.000 kali.

Di video, Cox mengatakan dia memberi hukuman tersebut setelah putrinya dilarang naik bus untuk kedua kalinya karena melakukan bully kepada temannya.

Jumat pekan lalu (30/11/2018), putrinya memberitahunya tentang surat hukuman larangan naik bus, sekaligus memintanya untuk mengantarkan ke sekolah.

Namun, alih-alih menuruti putrinya, Cox malah menyuruh putrinya untuk berjalan ke sekolah di tengah suhu 36 derajat.

"Biar saya perjelas. Perundungan sangatlah tak bisa diterima. Bahkan itu di dalam rumah saya sendiri," tegas Cox dalam videonya.

Cox berujar dia memahami jika bakal ada orangtua yang tak setuju dengannya karena menghukum putrinya di tengah cuaca panas.

Namun menurutnya, hal itu harus dilakukan supaya anaknya mempelajari nilai-nilai kehidupan dan tidak menjadi perundung lagi.

Dia melanjutkan dari bentuk hukuman yang diberikan, putrinya sudah mendapatkan ganjaran dan mulai mengubah sikapnya itu.

Pembelajaran yang diberikan memberikan dampak positif. "Selain itu, sikap cerianya juga tidak berubah. Akhirnya, dia menerima pelajaran!" seru Cox.

Baca juga: Cegah Bully, di Korsel Muncul Jasa Penyewaan Paman Sangar


Terkini Lainnya


Close Ads X