Kompas.com - 07/12/2018, 14:47 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Departemen Pertahanan AS memperpanjang misi penempatan tentara di perbatasan Amerika-Meksiko hingga akhir Januari.

Pentagon telah mengerahkan sekitar 5.600 pasukan ke perbatasan AS dengan Meksiko di California, Arizona, dan Texas, untuk membantu menghalau karavan migran.

Misi penempatan tersebut sedianya sudah akan berakhir pada 15 Desember.

Namun atas permintaan Departemen Keamanan Dalam Negeri, Menteri Pertahanan James Mattis, pada Selasa (5/12/2018), memperpanjang misi tersebut hingga akhir Januari 2019.

Sebagian besar pasukan yang dikirim ke perbatasan tidak dipersenjatai dan bertugas untuk mendukung lembaga sipil, termasuk Keamanan Dalam Negeri serta Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan.

Baca juga: Kerusuhan di Perbatasan AS, 42 Migran Ditahan

Pasukan tersebut telah membantu petugas perbatasan dalam menutup penyeberangan di Tijuana, Meksiko.

Pekan lalu, Mattis mengatakan bahwa sebagian besar pasukan telah menyelesaikan tugas-tugas mereka di perbatasan, di antaranya pemasangan kawat berduri, penghalang beton, dan menguatkan tembok penghalang di titik-titik di perbatasan.

"Perpanjangan misi kali ini akan mengakibatkan penggunaan anggaran militer sekitar 72 juta dollar AS (sekitar Rp 1 triliun) lebih banyak dari 138 juta dollar AS (sekitar Rp 1,9 triliun) yang sudah digunakan sebelum 15 Desember," tambah Mattis.

Presiden Donald Trump telah memerintahkan penempatan pasukan ke perbatasan negara dengan Meksiko, sebelum digelarnya pemilu paruh waktu.

Misi tersebut menyusul karavan migran, sebagian besar dari Honduras, yang bergerak menuju perbatasan AS melalui Meksiko.

Pengumuman perpanjangan misi penempatan di perbatasan oleh Mattis itu tidak menyebutkan jumlah pasukan yang akan tetap berada di perbatasan setelah 15 Desember atau apakah akan ada pasukan baru yang didatangkan dan menggantikan pasukan yang ada saat ini.

Baca juga: Kerusuhan di Perbatasan AS-Meksiko, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.