6 Fakta Menarik Mengenai Pearl Harbor - Kompas.com

6 Fakta Menarik Mengenai Pearl Harbor

Kompas.com - 07/12/2018, 14:23 WIB
Kapal USS Arizona adalah salah satu kapal perang AS yang tenggelam akibat serangan mendadak Jepang ke Pangkalan AS Pearl Harbor, Hawaii, pada 7 Desember 1941. National Archives and Records Administration Kapal USS Arizona adalah salah satu kapal perang AS yang tenggelam akibat serangan mendadak Jepang ke Pangkalan AS Pearl Harbor, Hawaii, pada 7 Desember 1941.

KOMPAS.com — Serangan Jepang yang mengejutkan terhadap pangkalan Amerika Serikat di Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 menjadi penanda yang menyebabkan AS terlibat Perang Dunia II.

Serangan itu memang menjadi catatan hitam dalam sejarah AS. Sebab, selama dua jam pengeboman itu menyebabkan 2.402 orang Amerika tewas dan 1.282 orang terluka.

Selain itu, Jepang juga menghancurkan armada militer AS. Delapan kapal perang Angkatan Laut AS rusak, empat di antaranya hangus. Sebanyak 188 pesawat AS, 3 kapal penjelajah, 3 kapal perusak, 1 kapal pelatihan anti-pesawat, dan 1 minelayer dihancurkan.

Pada 1962, USS Arizona Memorial dibangun di atas kapal perang yang tenggelam, yaitu USS Arizona, untuk mengingat mereka yang kehilangan nyawa pada hari itu.


Berikut merupakan fakta menarik mengenai Pearl Harbor yang perlu Anda ketahui, dilansir dari Japan Today:

1. Anjing ikut berperang

Saat serangan terhadap Pearl Harbor, ada 90 anjing di militer, kebanyakan siberia huskies dan malamutes. Mereka terlibat dalam pertempuran.

Pada 1942, program "Anjing untuk Pertahanan" memulai program pelatihan militer untuk anjing-anjing di unit-unit tempur dan keamanan.

Ras german shepard, doberman pincers, collies, anjing domba belgia dan anjing alaska sled akhirnya ditambahkan dalam unit ini.

2. Menghasilkan mutiara

Pearl Harbor disebut Pu'uloa oleh orang Hawaii yang memanen tiram di teluk tersebut untuk makanan, bukan mutiaranya. Mereka menggunakan cangkang untuk menghias mangkok dan membuat kail ikan.

Permata di dalam tiram itu tak digunakan hingga awal 1800-an. Setelah saat itu, seorang pendatang menemukan khasiat dari mutiara dan menjualnya. Setelah saat itu, daerah itu dikenal dengan nama "Pearl Harbor", dermaga mutiara.

Raja Hawaii, Kamehameha, menerapkan pengumpulan mutiara untuk memenuhi permintaan luar negeri akan mutiara.

Namun, karena ada masalah penggundulan hutan dan berlebihan dalam pengambilan mutiata, akhirnya tiram-tiram hampir punah sampai abad ke 20.

3. Pangkalan Angkatan Laut

Pada 2010, Angkatan Udara Amerika Serikat Hickam Field dan Stasiun Angkatan Laut Amerika Serikat Pearl Harbor bergabung untuk membentuk joint based Pearl Harbor-Hickam.

Pearl Harbor merupakan markas besar Armada Pasifik Amerika Serikat, yang direlokasi ke sana pada 1940.

The Naval Station menyediakan perawatan dan pelatihan untuk kapal, kapal selam serta sandaran untuk kapal pada sisi pelabuhan.

Melalui ini banyak kapal dan kapal selam yang bersandar karena lokasinya yang berdekatan dengan fasilitas pemeliharan di wilayah Pasifik.

4. Memproduksi selada air

Pearl Harbor terletak di Pearl City, sekitar 18 kilometer di sebelah barat pusat kota Honolulu. Pada masa lalu, bagian dari Oahu ini dikenal karena mata airnya yang melimpah dan penduduk setempat menanam padi dan membajak ladang dengan kerbau.

Sekarang, Pearl City sebagian besar penghuninya memfokuskan pada pengembangan peternakan selada air.

Sumida Farm, perusahaan kecil yang dikelola oleh keluarga memiliki lahan seluas 44.515 meter persegi di antara pisat perbelanjaan lepas Jalan Raya Kamehameha. Perusahaan itu menyumbang ekitar 70 persen konsumsi selada air Hawaii.

5. USS Arizona Memorial

Kapal yang tenggelam, USS Arizona, menjadi ikon yang digunakan AS untuk mengenang tragedi Pearl Harbor. AS kemudian membuat USS Arizona Memorial yang terletak 12,2 meter di bawah air dan merupakan struktur paling ikonik di sana.

Arsitek Alfred Preis mengatakan, desain "jembatan tertutup" membentang sepanjang 65 meter di atas lambung kapal.

6. Minyak masih bocor dari kapal USS Arizona

Kapal USS Arizona memiliki sekitar 5,7 juta liter minyak yang tersimpan dalam Bunker-C. Ketika kapal terbakar, beberapa minyak ikut terbakar, tetapi tidak ada yang tahu persis berapa banyak minyak yang terbakar.

Menurut History Channel, USS Arizona "terus menumpahkan hingga 9 liter minyak ke pelabuhan setiap hari".

Pengunjung pun sering mengatakan seolah-olah kapal masih berdarah. Diperkirakan 1.892.706 liter dari itu berada di dalam laut.


Terkini Lainnya


Close Ads X