Saudi Pesan 500 Kamar di Hotel Trump Usai Pemilu AS 2016, Untuk Apa? - Kompas.com

Saudi Pesan 500 Kamar di Hotel Trump Usai Pemilu AS 2016, Untuk Apa?

Kompas.com - 07/12/2018, 06:15 WIB
Ilustrasi hotelDragonImages Ilustrasi hotel

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Sebuah perusahaan pelobi yang didukung Pemerintah Arab Saudi memesan hampir 400 kamar di Trump International di Washington DC tak lama setelah pemilu presiden Amerika Serikat 2016.

Demikian laporan dari The Washington Post pada Rabu (5/12/2018) berdasarkan keterangan penyelenggara perjalanan dan dokumen yang diperoleh.

Perusahaan Qorvis/MSL Group memesan ratusan kamar untuk menampung para veteran militer AS dalam perjalanan gratis ke ibu kota guna melobi undang-undang yang ditentang Saudi.

Baca juga: Saat Trump Bertemu 4 Mantan Presiden AS di Pemakaman George HW Bush...

Secara keseluruhan, mereka menghabiskan lebih dari 270.000 dollar AS untuk memfasilitasi enam kelompok veteran di hotel Trump.

Pada periode tersebut, tarif rata-rata hotel per malamnya sekitar 768 dollar AS atau sekitar Rp 11 juta jika dihitung dengan kurs saat ini.

Meski tagihan pembayaran kamar itu tercatat untuk Saudi, hanya veteran AS yang menginap di hotel selama perjalanan Desember 2016 dan Januari-Februari 2017.

Melansir CNN, veteran direkrut untuk melobi anggota parlemen melawan UU yang dikebal sebagai sponsor keadilan melawan terorisme atau the Justice Against Sponsors of Terrorism Act (JASTA).

UU tersebut membuka pintu bagi litigasi yang menuding Pemerintah Saudi menyebabkan beberapa kesalahan dalam serangan 11 September 2001.

Namun, beberapa veteran mengaku tidak tahu bahwa kamar hotel mereka dibayar oleh Pemerintah Saudi.

"Itu penjelasan yang masuk akal ketika kami mengetahui Saudi telah membayar untuk itu," kata veteran Angkatan Laut dari Texas, Henry Garcia.

Dalam perjalanan sebelumnya, perusahaan memesan kamar di hotel di Virginia. Namun, para pelobi tersebut memutuskan menginap di hotel Trump karena ketersediaan kamar dan promo diskon.

Washington Post menyebutkan, Trump telah melanggar klausul Konstitusi tentang honorarium asing dengan mengambil pembayaran dari pemerintah asing.

Baca juga: Trump Ikut Sebarkan Hoaks soal Kerusuhan di Paris

Pada Selasa lalu, jaksa agung di Maryland memanggil 13 perusahaan bisnis Trump dan 18 perusahaan lainnya, untuk mencari catatan pengeluaran asing di hotel.

Perusahaan Qorvis/MSL Group yang telah lama menangani pemerintah Saudi di AS menolak berkomentar terkait temuan itu.

Kedutaan Besar Saudi juga tidak menanggapi pertanyaan soal laporan tersebut. Eksekutif hotel Trump menolak berkomentar mengenai harga yang ditawarkan kepada para tamu.


Terkini Lainnya

Agar Objektif, Tim Investigasi Perusakan Polsek Ciracas Sebaiknya dari TNI dan Polri

Agar Objektif, Tim Investigasi Perusakan Polsek Ciracas Sebaiknya dari TNI dan Polri

Nasional
Kasus Wali Kota Pasuruan, KPK Panggil Dua Pejabat Dinas PUPR

Kasus Wali Kota Pasuruan, KPK Panggil Dua Pejabat Dinas PUPR

Nasional
Disandera 2 Bulan 26 Hari, Usman Akhirnya Bisa Kembali ke Keluarganya

Disandera 2 Bulan 26 Hari, Usman Akhirnya Bisa Kembali ke Keluarganya

Nasional
VIDEO: Respons Sandiaga Uno Saat Ditolak Kedatangannya di Labuhanbatu

VIDEO: Respons Sandiaga Uno Saat Ditolak Kedatangannya di Labuhanbatu

Nasional
Kesiapan Angkutan Kereta Natal dan Tahun Baru, Waspada Pelemparan Batu dan Banjir

Kesiapan Angkutan Kereta Natal dan Tahun Baru, Waspada Pelemparan Batu dan Banjir

Regional
Kemenkumham Umumkan Hasil Akhir CPNS, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Kemenkumham Umumkan Hasil Akhir CPNS, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Nasional
8 Keluarga di Lokasi Longsor Toba Samosir Diungsikan

8 Keluarga di Lokasi Longsor Toba Samosir Diungsikan

Regional
5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Dugaan Salah Eksperimen hingga Duka Penjaga Rumah

5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Dugaan Salah Eksperimen hingga Duka Penjaga Rumah

Regional
5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Sudah 4 Kali 'Pertunjukan' hingga Uang Tunai Rp 1,5 Juta

5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Sudah 4 Kali "Pertunjukan" hingga Uang Tunai Rp 1,5 Juta

Regional
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

Regional
Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergisitas TNI-Polri

Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergisitas TNI-Polri

Nasional
7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

Megapolitan
Truk Terguling ke Jurang, Sopir Selamat setelah Melompat ke Luar

Truk Terguling ke Jurang, Sopir Selamat setelah Melompat ke Luar

Regional
Kunjungi Aceh, Ini Agenda Jokowi Hari Ini...

Kunjungi Aceh, Ini Agenda Jokowi Hari Ini...

Nasional
Istri Merencanakan Pembunuhan Suami karena Korban Sering Selingkuh

Istri Merencanakan Pembunuhan Suami karena Korban Sering Selingkuh

Regional

Close Ads X