Guru di AS Dipecat karena Sebut Sinterklas Tidak Nyata - Kompas.com

Guru di AS Dipecat karena Sebut Sinterklas Tidak Nyata

Kompas.com - 06/12/2018, 15:36 WIB
Salah satu acara pesta akhir tahun, kedatangan Sinterklas bagi anak-anak yang merayakan Natal di Montpellier, Perancis.DINI KUSMANA MASSABUAU Salah satu acara pesta akhir tahun, kedatangan Sinterklas bagi anak-anak yang merayakan Natal di Montpellier, Perancis.

MONTVILLE, KOMPAS.com - Sinterklas menjadi salah satu tokoh favorit anak-anak ketika Natal tiba.

Mereka begitu menantikan hadiah pemberian dari pria tua dengan jenggot putih panjang dan berbadan gemuk itu.

Sebagian anak bahkan menganggap sinterklas benar-benar ada. Fakta tentang figur tersebut harus membuat seorang guru pengganti kehilangan pekerjaan.

Baca juga: Meriahnya Natal di Timur Tengah: Dari Festival hingga Sinterklas Menunggangi Unta

Seorang guru di New Jersey, Amerika Serikat, dipecat karena memberi tahu murid-muridnya yang berusia 6-7 tahun bahwa sinterklas itu tidak nyata.

Melansir Fox News, Rabu (5/12/2018), pengawas sekolah Montville Township, Rene Rovtar, mengonfirmasi guru pengganti yang tidak disebutkan namanya tidak lagi bekerja di distrik tersebut.

Guru yang mengajar kelas 1 SD di Cedar Hills School itu bahkan menyebutkan jika karakter kelinci Paskah dan peri gigi juga tidak nyata.

Kepala sekolah Michael Raj mengirim surat kepada orangtua murid pada Kamis (6/12/2018) meminta maaf atas tindakan sang guru.

"Sebagai ayah dari empat anak, saya benar-benar menyadari sifat sensitif dari pengumuman ini," katanya, seperti dikutip Straits Times.

Persoalan sinterklas sungguh ada atau tidak telah memicu kecaman dari kalangan orangtua di media sosial.

Baca juga: Ternyata Santa Klaus dan Sinterklas Berbeda, Kok Bisa?

"Banyak dari kami orangtua telah melakukan akibat hal itu sejak anak-anak pulang sekolah," tulis orangtua murid, Lisa Simek, di Facebook.

Orangtua lainnya, Myra Sansone-Abououn, mengatakan putinya yang berusia 6 tahun sangat kecewa dengan pernyataan gurunya.

"Saya sangat sedih. Putriku orang yang sangat percaya pada semangat Natal, termasuk sinterklas," ucapnya.


Terkini Lainnya

Disandera 2 Bulan 26 Hari, Usman Akhirnya Bisa Kembali ke Keluarganya

Disandera 2 Bulan 26 Hari, Usman Akhirnya Bisa Kembali ke Keluarganya

Nasional
VIDEO: Respons Sandiaga Uno Saat Ditolak Kedatangannya di Labuhanbatu

VIDEO: Respons Sandiaga Uno Saat Ditolak Kedatangannya di Labuhanbatu

Nasional
Kesiapan Angkutan Kereta Natal dan Tahun Baru, Waspada Pelemparan Batu dan Banjir

Kesiapan Angkutan Kereta Natal dan Tahun Baru, Waspada Pelemparan Batu dan Banjir

Regional
Kemenkumham Umumkan Hasil Akhir CPNS, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Kemenkumham Umumkan Hasil Akhir CPNS, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Nasional
8 Keluarga di Lokasi Longsor Toba Samosir Diungsikan

8 Keluarga di Lokasi Longsor Toba Samosir Diungsikan

Regional
5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Dugaan Salah Eksperimen hingga Duka Penjaga Rumah

5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Dugaan Salah Eksperimen hingga Duka Penjaga Rumah

Regional
5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Sudah 4 Kali 'Pertunjukan' hingga Uang Tunai Rp 1,5 Juta

5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Sudah 4 Kali "Pertunjukan" hingga Uang Tunai Rp 1,5 Juta

Regional
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

Regional
Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergitas TNI-Polri

Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergitas TNI-Polri

Nasional
7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

Megapolitan
Truk Terguling ke Jurang, Sopir Selamat setelah Melompat ke Luar

Truk Terguling ke Jurang, Sopir Selamat setelah Melompat ke Luar

Regional
Kunjungi Aceh, Ini Agenda Jokowi Hari Ini...

Kunjungi Aceh, Ini Agenda Jokowi Hari Ini...

Nasional
Istri Merencanakan Pembunuhan Suami karena Korban Sering Selingkuh

Istri Merencanakan Pembunuhan Suami karena Korban Sering Selingkuh

Regional
Pemeriksaan Lanjutan Dahnil Anzar sebagai Saksi Kasus Dana Kemah Ditunda

Pemeriksaan Lanjutan Dahnil Anzar sebagai Saksi Kasus Dana Kemah Ditunda

Megapolitan
Antisipasi Intimidasi, Pemilih Penyandang Disabilitas Didampingi saat Mencoblos

Antisipasi Intimidasi, Pemilih Penyandang Disabilitas Didampingi saat Mencoblos

Regional

Close Ads X