Direkam Diam-diam saat Bugil, Wanita Gugat Hotel Hilton Rp 1,4 Triliun - Kompas.com

Direkam Diam-diam saat Bugil, Wanita Gugat Hotel Hilton Rp 1,4 Triliun

Kompas.com - 06/12/2018, 12:59 WIB
Ilustrasi.Thinkstockphotos Ilustrasi.

ALBANY, KOMPAS.com - Seorang perempuan asal Chicago, Amerika Serikat, menuntut perusahaan hotel ternama, Hilton Worldwide, sebesar 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,4 triliun.

Pasalnya, perempuan itu mengklaim seorang karyawan hotel merekamnya dengan kamera tersembunyi saat sedang telanjang di kamar mandi.

Diwartakan CNN, Kamis (5/12/2018), perempuan yang mengidentifikasi namanya sebagai Jane Doe mengaku, karyawan tersebut mencoba memerasnya usai mengunggah video tersebut ke berbagai situs porno.

Baca juga: Lumpuh karena Tertimpa Anjing, Seorang Wanita Gugat Pemilik Bangunan

Jane Doe baru lulus dari sekolah hukum pada 2015, lalu menginap di Hampton Inn and Suites di Albany, New York.

Namun, dia tidak menyangka ada kamera tersembunyi terpasang pada kamar mandi kamarnya.

"Saat Anda memasuki kamar hotel, Anda mengharapkan privasi dan keamanan," ucapnya.

"Dalam kasus saya, kedua hal itu telah dirampas dari saya," imbuhnya.

Awalnya dia tidak menyadari telah direkam hingga akhirnya tiga tahun kemudian, tepatnya pada September lalu.

AFP melaporkan, Jane Doe mendapat e-mail berisi tautan untuk mengarahkannya pada situs porno. Ternyata, videonya diunggah di situs tersebut dengan menyertakan nama lengkapnya.

Seseorang itu kemudian mengirim banyak e-mail ancaman, dengan klaim mengetahui di mana dia menempuh pendidikan tinggi dan bekerja.

Jane Doe tidak menanggapai ancaman tersebut, namun video makin banyak diunggah ke banyak situs porno, bahkan dikirim ke teman-teman, kolega, dan mantan teman sekelasnya.

Pemeras juga menuntut pembayaran segera senilai 2.000 dollar AS atau Rp 29 juta, lalu 1.000 dollar AS per bulan selama setahun.

Baca juga: Kelompok Pemuja Setan Gugat Netflix soal Patung Dewa Kepala Kambing

Juru bicara Hampton Inn mengaku terkejut dengan kasus tersebut. Namun, manajemen meyakini tidak ada alat perekam apa pun yang ditemukan.

"Keselamatan dan keamanan tamu kami adalah prioritas utama, dan kami dengan tegas tidak membenarkan segala bentuk pelanggaran privasi," katanya dalam sebuah pernyataan.

" Hotel baru renovasi total. Selama proses itu, tidak ada alat perekam yang ditemukan," imbuhnya.


Terkini Lainnya

Jatuh saat Panjat Pagar Perbatasan AS, Dua Perempuan Migran Patah Tulang

Jatuh saat Panjat Pagar Perbatasan AS, Dua Perempuan Migran Patah Tulang

Internasional
14 Desember 1911, Roald Amundsen Orang Pertama Mencapai Kutub Selatan

14 Desember 1911, Roald Amundsen Orang Pertama Mencapai Kutub Selatan

Internasional
Arus Lalin Ditutup atau Dialihkan Saat Pawai Kemenangan Persija Besok

Arus Lalin Ditutup atau Dialihkan Saat Pawai Kemenangan Persija Besok

Megapolitan
Agar Objektif, Tim Investigasi Perusakan Polsek Ciracas Sebaiknya dari TNI dan Polri

Agar Objektif, Tim Investigasi Perusakan Polsek Ciracas Sebaiknya dari TNI dan Polri

Nasional
Kasus Wali Kota Pasuruan, KPK Panggil Dua Pejabat Dinas PUPR

Kasus Wali Kota Pasuruan, KPK Panggil Dua Pejabat Dinas PUPR

Nasional
Disandera 2 Bulan 26 Hari, Usman Akhirnya Bisa Kembali ke Keluarganya

Disandera 2 Bulan 26 Hari, Usman Akhirnya Bisa Kembali ke Keluarganya

Nasional
VIDEO: Respons Sandiaga Uno Saat Ditolak Kedatangannya di Labuhanbatu

VIDEO: Respons Sandiaga Uno Saat Ditolak Kedatangannya di Labuhanbatu

Nasional
Kesiapan Angkutan Kereta Natal dan Tahun Baru, Waspada Pelemparan Batu dan Banjir

Kesiapan Angkutan Kereta Natal dan Tahun Baru, Waspada Pelemparan Batu dan Banjir

Regional
Kemenkumham Umumkan Hasil Akhir CPNS, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Kemenkumham Umumkan Hasil Akhir CPNS, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Nasional
8 Keluarga di Lokasi Longsor Toba Samosir Diungsikan

8 Keluarga di Lokasi Longsor Toba Samosir Diungsikan

Regional
5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Dugaan Salah Eksperimen hingga Duka Penjaga Rumah

5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Dugaan Salah Eksperimen hingga Duka Penjaga Rumah

Regional
5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Sudah 4 Kali 'Pertunjukan' hingga Uang Tunai Rp 1,5 Juta

5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Sudah 4 Kali "Pertunjukan" hingga Uang Tunai Rp 1,5 Juta

Regional
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

Regional
Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergisitas TNI-Polri

Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergisitas TNI-Polri

Nasional
7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

Megapolitan

Close Ads X