Kompas.com - 06/12/2018, 11:48 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Upacara pemakaman kenegaraan bagi Presiden ke-41 Amerika Serikat George Herbert Walker Bush digelar di National Cathedral, Washington DC, Rabu (5/12/2018).

Momen tersebut juga menjadi saksi berkumpulnya empat mantan Presiden AS yang masih hidup dan Presiden AS Donald Trump.

Trump duduk disamping istrinya, Melania Trump, di kursi baris depan bersama dengan mantan presiden dan ibu negara.

Baca juga: Trump dan Melania Beri Penghormatan Terakhir pada George HW Bush

Mereka adalah Barack Obama, Bill Clinton, Jimmy Carter, dan dengan masing-masing istri mereka.

Saat Trump tiba di National Cathedral, dia segera berjabat tangan dengan Obama dan istrinya, Michelle Obama.

Namun, jabat tangannya berhenti pada Michelle karena bahasa tubuhnya menjadi dingin ketika mengetahui Hilarry Clinton juga berada di barisan kursi depan.

Seperti diketahui, Hillary Clinton merupakan saingannya dalam pemilu presiden 2016. Perempuan berusia 71 tahun pun tampak menatap lurus ke depan dan tidak melakukan kontak mata dengan Trump.

Baru beberapa menit kemudian, Bush tiba dan menjabat tangan kepada Trump dan mantan presiden AS lainnya.

"Ini bukan pemakaman. Ini merupakan hari perayaan bagi seorang pria hebat yang menjalani kehidupan panjang dan terhormat. Dia akan dirindukan," kicau Trump di Twitter.

Sementara putra George HW Bush yang juga pernah memimpin AS, George W Bush, menyampaikan pidato penghormatan untuk sang ayah.

Baca juga: Begini Kata-kata Terakhir George HW Bush untuk Sang Putra

"Dia menunjukkan kepada saya apa artinya menjadi presiden yang melayani dengan integritas, memimpin dengan keberanian, dan bertindak dengan cinta," kata Bush, seperti dikutip dari AFP.

"Bagi kami, dia adalah yang paling terang dari seribu cahaya," imbuhnya.

Saat Lonceng berbunyi, peti jenazah dibawa ke altar gereja. Banyak tokoh dunia hadir dalam pemakaman George HW Bush, seperti Pangeran Charles, Kanselir Jerman Angela Merkel, mantan presiden Polandia Lech Walesa, dan mantan wakil presiden AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.