Temui Paus Fransiskus, Presiden Palestina Bahas Nasib Yerusalem

Kompas.com - 04/12/2018, 18:31 WIB
Paus Fransiskus (kanan) bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri) di Vatikan, pada Senin (3/12/2018). (AFP/Andrew Medichini) Paus Fransiskus (kanan) bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri) di Vatikan, pada Senin (3/12/2018). (AFP/Andrew Medichini)

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas menggelar pertemuan untuk kali pertama usai Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Melansir Middle East Monitor, keduanya saling mencium pipi saat paus menyambut kedatangan Abbas di perpustakaan Istana Apostolik pada Senin (3/12/2018).

Abbas bertemu pemimpin umat Katolik Roma itu secara pribadi selama 20 menit, kemudian lanjut mengadakan rapat dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Gallagher.

Baca juga: Bocah 6 Tahun Naik ke Panggung dan Bermain di Sekitar Paus Fransiskus


Otoritas Vatikan menyatakan, pembicaraan kedua belah pihak berfokus pada upaya reaktif terhadap proses perdamaian di Yerusalem.

"Dan untuk mencapai solusi dua negara, berharap pembaruan komitmen sebagai bagian dari masyarakat internasional untuk memenuhi aspirasi yang sah bagi kedua bangsa," demikian pernyataan Vatikan.

Pernyataan Vatikan tersebut sekaligus merujuk bahwa Yerusalem merupakan kota suci bagi umat Kristen, Islam, dan Yahudi.

"Perhatian khusus diberikan untuk status Yerusalem, menggarisbawahi pentingnya mengakui dan melestarikan identitas dan nilai universal Kota Suci untuk ketiga agama," tulis Vatikan, seperti diwartakan Times of Israel mengutip Reuters.

Dalam akhir pertemuan dengan paus asal Argentina itu, Abbas menyampaikan pernyataan tanpa merinci lebih lanjut.

"Kami mengandalkan Anda," ucapnya.

Baca juga: Paus Fransiskus Siap Berkunjung ke Pyongyang asal...

Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump mengambil langkah kebijakan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Namun, Paus Fransiskus masuk dalam barisan pemimpin negara yang menentang keputusan kontroversial itu.

Selain bertemu dengan Paus Fransiskus, Abbas juga bersua dengan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte di Roma untuk membahas perkembangan terbaru di Timur Tengah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X