Kompas.com - 04/12/2018, 18:31 WIB

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas menggelar pertemuan untuk kali pertama usai Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Melansir Middle East Monitor, keduanya saling mencium pipi saat paus menyambut kedatangan Abbas di perpustakaan Istana Apostolik pada Senin (3/12/2018).

Abbas bertemu pemimpin umat Katolik Roma itu secara pribadi selama 20 menit, kemudian lanjut mengadakan rapat dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Gallagher.

Baca juga: Bocah 6 Tahun Naik ke Panggung dan Bermain di Sekitar Paus Fransiskus

Otoritas Vatikan menyatakan, pembicaraan kedua belah pihak berfokus pada upaya reaktif terhadap proses perdamaian di Yerusalem.

"Dan untuk mencapai solusi dua negara, berharap pembaruan komitmen sebagai bagian dari masyarakat internasional untuk memenuhi aspirasi yang sah bagi kedua bangsa," demikian pernyataan Vatikan.

Pernyataan Vatikan tersebut sekaligus merujuk bahwa Yerusalem merupakan kota suci bagi umat Kristen, Islam, dan Yahudi.

"Perhatian khusus diberikan untuk status Yerusalem, menggarisbawahi pentingnya mengakui dan melestarikan identitas dan nilai universal Kota Suci untuk ketiga agama," tulis Vatikan, seperti diwartakan Times of Israel mengutip Reuters.

Dalam akhir pertemuan dengan paus asal Argentina itu, Abbas menyampaikan pernyataan tanpa merinci lebih lanjut.

"Kami mengandalkan Anda," ucapnya.

Baca juga: Paus Fransiskus Siap Berkunjung ke Pyongyang asal...

Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump mengambil langkah kebijakan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Namun, Paus Fransiskus masuk dalam barisan pemimpin negara yang menentang keputusan kontroversial itu.

Selain bertemu dengan Paus Fransiskus, Abbas juga bersua dengan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte di Roma untuk membahas perkembangan terbaru di Timur Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.