Isu Penemuan Bangkai Sapi Picu Kerusuhan di India, Dua Tewas

Kompas.com - 04/12/2018, 08:10 WIB
Tumpukan bangkai sepeda motor dan mobil yang dibakar massa dalam kerusuhan yang dipicu isu penemuan bangkai sapi di desa Bulandhahr, di India utara, Senin (3/12/2018). AFP PHOTOTumpukan bangkai sepeda motor dan mobil yang dibakar massa dalam kerusuhan yang dipicu isu penemuan bangkai sapi di desa Bulandhahr, di India utara, Senin (3/12/2018).

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang inspektur polisi dan pemuda menjadi korban tewas akibat aksi kerusuhan oleh kerumunan massa yang dipicu isu pembantaian sejumlah sapi di India.

Melansir dari Times of India, kerusuhan terjadi menyusul informasi yang menyebutkan temuan sejumlah bangkai sapi yang dibuang di dalam hutan.

Warga desa, dengan dipimpin beberapa orang dengan pakaian Hindu kemudian membawa bangkai tersebut ke pos polisi Chingrawathi, dekat kota Bulandshahr, sekitar 150 kilometer dari ibu kota New Delhi.

Bentrokan terjadi petugas polisi berusaha membubarkan massa yang mulai melakukan aksi pemblokiran jalan dengan membakar kendaraan.

Baca juga: Sapi-sapinya Pakai Kalung Berlonceng, Petani Jerman Digugat Tetangga

Massa juga mulai melempari petugas polisi dengan batu, mendorong petugas untuk melepaskan tembakan. Akibatnya seorang peserta aksi dilaporkan tewas.

Korban yang diidentifikasi bernama Sumit dan baru berusia 18 tahun dipastikan tewas akibat luka tembak.

Para perusuh kemudian menargetkan petugas polisi. Mereka membakar kendaraan dan pos polisi. Setidaknya lima petugas dilaporkan terluka.

Namun seorang inspektur, Sibodh Kumar Singh, ditemukan tewas di dalam mobilnya, yang sudah hancur akibat dirusak oleh massa. Inspektur Singh dilaporkan tewas akibat luka tembak.

Dilaporkan NDTV, pihak kepolisian mengerahkan sekitar 500 personil pasukan reaksi cepat (RAF) dan 600 personil polisi bersenjata dari satuan provinsi.

Kerusuhan berlangsung hingga sekitar satu jam, dan suasana tegang masih berlanjut hingga beberapa jam kemudian.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X