Buntut Masuknya Kapal Perang AS, China Gelar Patroli di Selat Taiwan

Kompas.com - 03/12/2018, 19:15 WIB
USS Stockdale, kapal perusak berkekuatan rudal pemandu milik Amerika Serikat yang melintasi Selat Taiwan pada pekan ini. Alamy via SCMPUSS Stockdale, kapal perusak berkekuatan rudal pemandu milik Amerika Serikat yang melintasi Selat Taiwan pada pekan ini.

TAIPEI, KOMPAS.com - Militer China dilaporkan menggelar patroli di bagian barat Selat Taiwan buntut semakin meningkatnya aktivitas kapal perang Amerika Serikat di sana.

Pernyataan tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Taiwan merespon pemberitaan China Times, seperti dilansir SCMP Senin (3/12/2018).

Baca juga: Dua Kapal Perang AS Lintasi Selat Taiwan, China Waspada

Dalam ulasan China Times, patroli "tak teratur" kapal perang Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di kawasan barat Selat Taiwan menjadi sangat sering sepanjang 2018 ini.

Dalam penjelasannya, Kemenhan Taiwan menuturkan telah aktif memantau situasi dengan mengerahkan kekuatan laut dan udara demi menjamin stabilitas nasional dan regional.

Sumber militer mengemukakan, selama ini China hanya berpatroli di dekat daratan utama mereka. Namun, pada beberapa tahun terakhir mereka mulai bergerak ke tengah.

Sebab, setiap kali kapal perang AS melintasi selat, China bakal mengerahkan armadanya untuk memantau pergerakan AS.

"Biasanya kami juga bakal mengirimkan militer untuk membayangi kapal perang dari daratan utama," beber sumber tersebut.

Beijing yang masih menganggap Taiwan sebagai wilayahnya menolak melakukan pertukaran resmi sejak Presiden Tsai Ing-wen menjabat di 2016.

Tsai menolak mengakui prinsip Satu China yang membuat Beijing memutuskan melakukan latihan militer di sekitar Selat Taiwan.

Sejak 7 Juli,Angkatan Laut AS telah mengirimkan tiga gelombang kapal perangnya dalam latihan "kemerdekaan navigasi" di Selat Taiwan dan Laut China Selatan.

Gelombang pertama meliputi dua kapal perusak. Kemudian gelombang kedua pada 22 Juli Washington mengerahkan kapal fregat dan perusak.

Terakhir pada Rabu pekan lalu (28/11/2018), AS mengirim kapal perusak berkekuatan rudal pemandu USS Stockdale dan kapal tanker USNS Pecos.

Gelombang terakhir membuat China angkat bicara dengan menyatakan mereka meningkatkan kewaspadaan dan menegaskan bakal melindungi kedaulatan negara.

Baca juga: Kapal Perang China Tempel 2 Kapal Perang AS di Selat Taiwan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X