Tak Hiraukan Tudingan AS, Iran Lanjutkan Uji Coba Misil

Kompas.com - 03/12/2018, 14:27 WIB
Ilustrasi Rudal Balistik. ThinkstockIlustrasi Rudal Balistik.

TEHRAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran pada Minggu (2/12/2018) menyatakan bakal melanjutkan uji coba misil untuk membangun pertahanan.

Iran membantah langkah tersebut melanggar resolusi PBB, menyusul tuduhan yang dilayangkan oleh Amerika Serikat.

CNN mewartakan, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sebelumnya mengatakan Iran melakukan uji coba misil balistik jarak menengah dan melanggar resolusi PBB.

Baca juga: AS Ancam Bakal Gunakan Opsi Militer kepada Iran


Menurut Pompeo, rudal memiliki kemampuan membawa hulu ledak ganda dan mempunyai jangkauan yang memungkinkan untuk menyerang hingga bagian-bagian Eropa dan di Timur Tengah.

"Uji coba ini melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB 2231 yang melarang Iran melakukan aktivitas apa pun terkait dengan rudal balistik yang dirancang mampu mengirimkan senjata nuklir," tulisnya dalam pernyataan.

Dalam kesepakatan nuklir Iran pada 2015 itu, Iran memang diminta untuk tidak melakukan aktivitas apa pun terkait dengan rudal balistik.

Namun, tidak menjadikannya suatu pelanggaran jika Iran melakukan kegiatan tersebut.

"Uji coba rudal dilakukan untuk pertahanan dan pencegahan negara, dan kami akan melanjutkan ini," kata Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, juru bicara angkatan bersenjata Iran.

"Kami akan terus mengembangkan dan menguji rudal. Ini di luar kerangka perundingan (nuklir) dan bagian dari keamanan nasional kami," ucapnya seperti dikutip dari Channel News Asia.

Baca juga: Presiden Iran Sebut Negaranya Siap Bantu Arab Saudi Lepas dari AS

Dia tidak mengonfirmasi atau menyangkal Iran telah menguji rudal baru.

Sementara itu, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi, menolak klaim Pompeo bahwa uji coba rudal itu bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB,

"Tidak ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang program rudal Iran atau uji coba rudal," tutur Qassemi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X