Kompas.com - 02/12/2018, 12:14 WIB
Ilustrasi pesawat Air Force One yang diproduksi oleh Boeing. (Twitter/The Boeing) Twitter/The BoeingIlustrasi pesawat Air Force One yang diproduksi oleh Boeing. (Twitter/The Boeing)

WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bakal mengirim pesawat kepresidenan AS, Air Force One, untuk menerbangkan peti jenazah mantan presiden George HW Bush dari Texas menuju Washington.

Trump menyampaikan, usai mengantarkan dirinya bersama rombongan pulang dari KTT G20 di Argentina, pesawat kepresidenan akan langsung disiapkan untuk terbang ke kota Houston.

Ditambahkan Trump, pengerahan Air Force One tersebut sebagai bagian dari penghargaan yang diberikan negara kepada mantan Presiden Bush.

"Setelah membawa saya dan rombongan kembali ke Washington, Air Force One akan langsung diatur ulang dan diterbangkan ke Houston untuk menjemput peti jenazah Presiden Bush," kata Trump, Sabtu (1/12/2018).

"Ini sebagai bagian dari penghargaan khusus yang layak diberikan (kepada Presiden Bush)," tambahnya, seperti dilansir dari AFP.

Baca juga: Gedung Putih: 5 Desember, Hari Berkabung Nasional untuk Hormati George HW Bush

Mantan Presiden George HW Bush meninggal pada Jumat (30/11/2018) di usia 94 tahun. Mendiang akan mendapat upacara pemakaman kenegaraan di Katedral Nasional, Washington.

Presiden Trump bersama Ibu Negara Melania dijadwalkan hadir dalam upacara sebagai penghormatan terakhir kepada mendiang tersebut.

Jenazah Bush akan disemayamkan di Rotunda Capitol AS di Washington selama dua hari mulai Senin (3/12/2018) malam untuk memberi kesempatan kepada warga yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Rangkaian upacara penghormatan dijadwalkan akan dimulai pada Senin (3/12/2018) pukul 17.00 waktu setempat dengan pengawalan militer yang akan mengiringi peti jenazah saat dibawa masuk ke Capitol.

Masyarakat umum akan diizinkan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Presiden Bush mulai Senin pukul 17.30 hingga Rabu pukul 07.00 pagi waktu setempat.

Rincian upacara penghormatan akan disampaikan kemudian.

Puluhan pemimpin dunia dan pejabat AS diperkirakan akan hadir saat upacara penghormatan di Katedral Nasional di Washington.

Baca juga: Kawan dan Lawan Politik Beri Penghormatan kepada George HW Bush

Ini akan menjadi pemakaman kenegaraan yang keempat kalinya digelar untuk presiden AS, setelah sebelumnya juga digelar untuk presdiden Dwight Eisenhower, Gerald Ford, dan Ronald Reagan.

Setelah serangkaian upacara pemakaman kenegaraan yang digelar di Katedral Nasional, peti jenazah selanjutnya akan kembali diterbangkan ke Texas untuk kemudian dibawa ke College Station untuk dimakamkan.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X