Ukraina Bakal Larang Pria Rusia Usia 16-60 Tahun untuk Masuk

Kompas.com - 30/11/2018, 17:42 WIB
Pasukan Garda Nasional Ukraina ketika berpatroli di pusat kota Kiev pada 30 November 2018 setelah undang-undang darurat militer diberlakukan. Ukraina dan Rusia mengalami ketegangan setelah kapal perang Ukraina ditahan pada MInggu (25/11/2018). AFP/SERGEI SUPINSKYPasukan Garda Nasional Ukraina ketika berpatroli di pusat kota Kiev pada 30 November 2018 setelah undang-undang darurat militer diberlakukan. Ukraina dan Rusia mengalami ketegangan setelah kapal perang Ukraina ditahan pada MInggu (25/11/2018).

KIEV, KOMPAS.com - Pemerinrah Ukraina menetapkan batasan imigrasi bagi warga Rusia yang hendak masuk ke negaranya buntut ketegangan dua negara.

Diwartakan AFP Jumat (30/11/2018), Ukraina melarang setiap pria Rusia yang berusia antara 16 hingga 60 tahun untuk masuk.

Baca juga: Presiden Ukraina: Putin Ingin Kekaisaran Rusia Bangkit Lagi

Di Twitter, Presiden Petro Poroshenko menulis larangan itu didesain untuk mencegah adanya "tentara bayaran" yang menyusup.

Poroshenko merujuk kepada separatis yang didukung Rusia. Separatis itu ternyata membentuk unit pada April 2014 untuk menyerang pasukan pemerintahan di utara Ukraina.

Poroshenko menambahkan, kriteria registrai bagi warga Rusia yang tinggal di region Ukraina bakal diperketat di bawa UU darurat militer.

Pemerintah menjelaskan sebagaimana dikutip oleh BBC, mereka bakal memberikan pengecualian untuk kasus yang bersifat "kemanusiaan".

Seperti misalnya warga Rusia yang menghadiri pemakaman. Rusia merespon dengan mengatakan mereka tidak akan melakukan aksi balasan.

Larangan itu muncul setelah Kiev mengumumkan undang-undang darurat militer di 10 region selama 30 hari hingga 26 Desember.

UU itu berlaku sejak insiden yang terjadi di dekat Semenanjung Crimea pada Minggu (25/11/2018) di mana tiga kapal perang Ukraina ditembaki Rusia.

Ukraina mengecam insiden itu sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. Sementara Rusia bersikukuh negara tetangga sudah melanggar kedaulatannya.

Insiden itu merupakan ketegangan paling berbahaya di Crimea sejak Rusia menduduki semenanjung itu dari tangan Ukraina pada 2014.

Lima di antara 10 region Ukraina berbatasan dengan Rusia dengan dua mengarah ke kawasan Trans-Dniester Moldova di mana pasukan Rusia bermarkas.

Baca juga: Tank Rusia Disebut Sudah Berkumpul di Perbatasan Ukraina



Sumber BBC,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X