Seorang Pria di Hong Kong Meninggal 15 Jam Usai Pingsan saat Olahraga - Kompas.com

Seorang Pria di Hong Kong Meninggal 15 Jam Usai Pingsan saat Olahraga

Kompas.com - 29/11/2018, 23:26 WIB
Ilustrasi lari di treadmillBrianAJackson Ilustrasi lari di treadmill

HONG KONG, KOMPAS.com - Seorang pria paruh baya dilaporkan meninggal beberapa jam setelah mendadak pingsan saat sedang berolahraga.

Korban, yang diketahui bermarga Wong dan berusia 61 tahun asal Hong Kong, sedang berolahraga di pusat kebugaran di lantai 10 Plaza Cheung Sha Wan, sekitar pukul 8.50 pagi, Selasa (27/11/2018).

Wong tengah berlari di treadmill saat mendadak kehilangan kesadaran dan tersungkur.

"Seorang karyawan tempat kebugaran mengatakan bahwa korban mendadak pingsan saat berlari di treadmill," kata juru bicara polisi, dilansir SCMP, Rabu (28/11/2018).

Baca juga: Tips Aman Berolahraga di Atas Treadmill

Korban yang masih dalam keadaan tidak sadarkan diri langsung dibawa ke Pusat Medis Caritas, di Sham Sui Po, dekat dengan plaza tempat pusat kebugaran itu.

Namun setelah tiba di pusat medis, dokter mengatakan bahwa kondisi korban sudah kritis. Sekitar 15 jam kemudian, pada pukul 23.55 malam, korban dilaporkan telah meninggal.

Laporan kepolisian hanya menyebutkan bahwa korban mengalami sakit tanpa memberikan rincian penyakit yang diderita.

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan, hasil penyelidikan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda yang mencurigakan.

Sementara pihak pengelola pusat kebugaran menolak memberikan keterangan kepada media karena alasan privasi pelanggan.

Dr Gabriel Choi Kin, mantan ketua asosiasi medis Hong Kong mengatakan, seseorang yang tampaknya sehat sangat mungkin jika ternyata memiliki masalah kesehatan tersembunyi seperti penyakit jantung atau hipertensi.

Olahraga berat seperti berlari di treadmill atau olahraga beban dapat menyebabkan kelelahan yang berlebihan dan memicu masalah jantung.

"Karenanya melakukan pemeriksaan untuk menguji apakah seseorang cocok untuk latihan fisik penting dilakukan," kata Choi.

Baca juga: Terlalu Sering Olahraga Kardio Ternyata Tidak Baik untuk Kesehatan



Close Ads X