4 Kendaraan Lapis Baja Ini Dijual Secara "Online" di Rusia

Kompas.com - 29/11/2018, 17:20 WIB
PTS-M Russia Beyond The HeadlinePTS-M

ATS-59 memiliki kemampuan untuk manuver dan memiliki kekuatan untuk terhindar dari di lubang atau salju tebal.

Kendaraan lapis baju ini bisa membawa barang seberat 14 ton dan menarik truk trailer. Di internet, kendaraan yang diproduksi pada 1989 ini dapat menjadi milik Anda dengan harga sekitar 13.000 dollar AS (189 juta rupiah).

Baca juga: 5 Tank Rusia yang Tak Mencicipi Pertempuran, Apa Saja?

3. PTS-M

Kendaraan lapis baja ini merupakan jenis amfibi yang bisa mengatasi kendala yang ada dalam air. PTS-M mampu mengangkut beban hingga 5 ton. Kelebihannya, kendaran ini memiliki manuver yang hebat dan bisa diandalkan dalam berbagai medan.

PTS-M juga memiliki pemanas yang bisa dipasang dalam kabin maupun dalam kendaraan untuk kepentingan tertentu.

Saat ini, kendaraan amfibi digunakan untuk regu penyelamat untuk banjir dan menghadapi salju yang mencair. Selain itu, kendaraan ini juga ideal untuk mengirim bahan konstruksi ke tempat-tempat yang sulit dijangkau melalui hutan lebat.

Di internet, kendaraan lapis baja ini dijual 28.000 dollar AS dan merupakan keluaran 1990.

4. Tank T-34 dan T-72

Tank T-34 dan T-72Russia Beyond The Headline Tank T-34 dan T-72

Tank T-34 merupakan salah satu alat perang yang digunakan dalam Perang Dunia II. Namun, berkat internet, tank ini bisa dibeli seseorang seharga 200.000 dollar AS.

Namun, jika menginginkan sesuatu yang lebih canggih dan modern, Tank T-72 atau T-80 juga tersedia. Kendaraan ini menggunakan mesin turbin 1,000 tenaga kuda yang dapat melakukan perjalanan hingga 70 km per jam di medan berat. Harga yang ditawarkan adalah masing-masing 350.000 dollar AS dan 500.000 dollar AS.

Namun perlu diingat, T-72 mengonsumsi 450 liter solar setiap 100 km. Lagi pula, Anda juga tak akan bisa menggunakan tembakan secara bebas, hal ini karena semua tank yang dijual secara online telah dilucuti sistem persenjataannya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X