Jepang Berencana Punya Kapal Induk Pertama sejak Perang Dunia II

Kompas.com - 29/11/2018, 16:59 WIB
Kapal pengangkut helikopter milik AL Jepang, Izumo ISTKapal pengangkut helikopter milik AL Jepang, Izumo

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang dilaporkan berencana memperoleh kapal induk pertamanya sejak Perang Dunia II untuk mengantisipasi menguatnya militer China.

Diwartakan The Guardian Kamis (29/11/2018), saat ini Angkatan Laut Jepang memiliki dua kapal pengangkut helikopter kelas Izumo.

Baca juga: Kapal Induk AS Merapat di Pelabuhan Hong Kong

Nantinya, kapal dengan panjang 248 meter yang bisa menampung 14 helikopter tersebut bakal ditingkatkan hingga bisa meluncurkan jet tempur.


Harian bisnis Nikkei melaporkan, rencana peningkatan itu bakal dimasukkan ke dalam panduan pertahanan nasional yang bakal dirilis Desember.

Rencana itu muncul setelah sebelumnya Tokyo mempertimbangkan untuk membeli 100 unit jet tempur F-35 dari Amerika Serikat (AS).

Rencana pembelian dengan nilai kontrak lebih dari 1 triliun yen, sekitar Rp 127,7 triliun, itu bakal melengkapi 42 unit F-35 yang lebih dulu dibeli.

Peningkatan dua kapal kelas Izumo itu menuai kritikan karena dianggap melanggar komitmen pasca-perang bahwa Jepang hanya fokus kepada perlindungan negaranya sendiri.

Pemerintahan Jepang sebelumnya selalu mengesampingkan rencana mengubah kapal Izumo. Jika merujuk konstitusi damai, peningkatan itu bisa diartikan tindakan ofensif.

Namun Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kepada Presiden AS Donald Trump pada September lalu berkata, peralatan yang bagus dan canggih bisa menunjang pertahanan Jepang.

Rencana itu bergulir setelah China dilaporkan membangun kapal induk yang bisa dikerahkan ke perairan Pasifik dekat dengan wilayah Jepang.

"Karena itu, saya kira Izumo bisa dipakai untuk berbagai tujuan," kata Menteri Pertahanan Takeshi Iwaya kepada awak media awal pekan ini.

Jika sudah ditingkatkan, harian Mainichi Shimbun mengabarkan kapal Izumo bisa dikerahkan ke kawasan terpencil Jepang di sebelah barat daya.

Baca juga: Sebuah Helikopter Jatuh di Dek Kapal Induk AS

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Mengeluh Diejek soal Kumis

Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Mengeluh Diejek soal Kumis

Internasional
China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer dan 'Software' Buatan Asing

China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer dan "Software" Buatan Asing

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 13 Orang Diyakini Meninggal

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 13 Orang Diyakini Meninggal

Internasional
Angkut 38 Orang, Pesawat Militer Chile Hilang Saat Terbang ke Antartika

Angkut 38 Orang, Pesawat Militer Chile Hilang Saat Terbang ke Antartika

Internasional
Bertemu 4 Mata, Putin dan Presiden Ukraina Sepakat Gencatan Senjata

Bertemu 4 Mata, Putin dan Presiden Ukraina Sepakat Gencatan Senjata

Internasional
Korea Utara Sebut Trump 'Orang Tua yang Tak Sabaran'

Korea Utara Sebut Trump "Orang Tua yang Tak Sabaran"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Arab Saudi Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita | Sederet Reformasi Saudi

[POPULER INTERNASIONAL] Arab Saudi Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita | Sederet Reformasi Saudi

Internasional
Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X