PBB Kembali Soroti Solusi Dua Negara untuk Perdamaian Palestina

Kompas.com - 29/11/2018, 11:50 WIB
Seorang pengunjuk rasa Palestina memegang bendera saat pengunjuk rasa lainnya melemparkan batu ke arah pasukan Israel selama demonstrasi di pantai dekat perbatasan Israel, di Jalur Gaza utara, pada Senin (22/10/2018). (AFP/Mahmud Hams) Seorang pengunjuk rasa Palestina memegang bendera saat pengunjuk rasa lainnya melemparkan batu ke arah pasukan Israel selama demonstrasi di pantai dekat perbatasan Israel, di Jalur Gaza utara, pada Senin (22/10/2018). (AFP/Mahmud Hams)

NEW YORK, KOMPAS.com - Pada peringatan Hari Internasional Solidaritas Rakyat Palestina, PBB kembali menegaskan akan terus mendukung rakyat Palestina dengan solusi dua negara.

Dalam sambutannya dalam pembukaan peringatan selama tiga hari itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutteres mengatakan PBB tidak akan goyah dalam berkomitmen kepada Palestina.

Seperti diketahui, Hari Solidaritas Rakyat Palestina jatuh pada 29 November dan diperingati setiap tahunnya sejak 1978.

Baca juga: Otoritas Israel Kembali Tangkap Gubernur Palestina di Yerusalem

"Marilah kita menegaskan kembali komitmen untuk mengakkan hak rakyat Palestina dan membangun masa depan perdamaian bagi rakyat Palestina dan Israel," katanya, Rabu (28/11/2018).

Dia menyerukan kepada semua negara yang terlibat dalam upaya perdamaian Palestina-Israel untuk mengambil langkah seperti dalam Resolusi 181.

Resolusi 181 atau rencana pembagian Palestina berbunyi, dua negara yang hidup berdampingan dalam kedamaian dan keamanan, memenuhi aspirasi nasional yang sah dari kedua bangsa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perbatasan diambil berdasarkan pendekatan pada 1967, yakni Yerusalem sebagai ibu kota kedua negara, dengan Yerusalem Timur menjadi ibu kota Palestina.

Gutteres memuji upaya pemerintah Mesir dan mitra regional serta internasional yang bersama-sama menjadi koordinastor khusus proses perdamaian Timur Tengah.

Dengan begitu, langkah tersebut dapat memperbaiki situasi kemanusiaan di Gaza, memulihkan ketenangan, dan mendukung rekonsiliasi intra-Palestina dan kembalinya pemerintah Palestina yang sah di Gaza.

Baca juga: Rencana Perdamaian Israel-Palestina Versi Trump Dinilai Buang Waktu

Mengutip laman resmi PBB, Presiden Majelis Umum Maria Fernanda Espinosa menilai solidaritas terhadap rakyat Palestinan tidak boleh karena simpati.

"Solidaritas kami dengan rakyat Palestina tidak boleh berakar hanya karena simpati. Tapi memang rakyat Palestina berhak atas lebih dari itu," ujarnya.



Sumber Xinhuanet
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X