Dua Kapal Angkatan Laut AS Berlayar di Selat Taiwan

Kompas.com - 29/11/2018, 08:37 WIB
Bendera Taiwan. THINKSTOCKPHOTOSBendera Taiwan.

TAIPEI, KOMPAS.com - Dua kapal Angkatan Laut Amerika Serikat berlayar melalui Selat Taiwan pada Rabu (29/11/2018).

AFP melaporkan, aktivitas semacam itu merupakan yang ketiga sepanjang tahun ini dan tentu akan membuat China marah.

Juru bicara Armada Pasifik AS Letnan Rachel McMarr mengatakan, dua kapal berlayar melalui selat tersebut untuk menjalani rutinitas transit.

Baca juga: Partainya Kalah dalam Pemilu, Presiden Taiwan Mundur dari Posisi Ketua

Dua kapal itu adalah kapal perusak USS Stockadale (DDG 106) dan kapal pengisian ulang USNS Pecos.

" Kapal-kapal transit melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," ucapnya dalam sebuah pernyataan.

" Angkatan Laut AS akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan," imbuhnya.

Seorang pejabat AS menyebut ada kapal-kapal China yang muncul, namun semua interaksi antara kedua pihak berlangsung aman dan profesional.

Focus Taiwan mewartakan, Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan menyatakan kedua kapal berlayar ke arah barat daya setelah memasuki Selat Taiwan dari perairan timur laut Taiwan sejak Senin lalu.

Seperti diketahui, China pernah memprotes Angkatan Laut AS yang mengerahkan dua kapal perang berlayar melalui Selat Taiwan pada 22 Oktober lalu.

Baca juga: Presiden Taiwan Panggil Warganya di Amerika untuk Pulang dan Memilih

Langkah tersebut dianggap China sebagai penghinaan terhadap kedaulatan negaranya.

Sebagai informasi, China masih memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya untuk bisa dipersatukan kembali.

Meski demikian, kini kedua pihak itu diperintah secara terpisah sejak berakhirnya perang saudara pada 1949.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X