Rusia Tambah Sistem Pertahanan Udara S-400 di Crimea

Kompas.com - 28/11/2018, 17:23 WIB
Sistem pertahanan anti-serangan udara bikinan Rusia, S-400. Sputnik/Alexey MalgavkoSistem pertahanan anti-serangan udara bikinan Rusia, S-400.
|

MOSKWA, KOMPAS.com - Pemerintah Rusia mengatakan, segera mengirimkan lebih banyak sistem pertahanan udara S-400 ke Semenanjung Crimea.

Demikian disampaikan seorang pejabat militer Rusia, Rabu (28/11/2018) seperti dikuti kantor berita RIA Novosti.

Kantor berita itu menambahkan, sistem pertahanan canggih tersebut akan dikirim pada akhir tahun, untuk menambah tiga sistem serupa yang sudaha terlebih dahulu ada di Crimea.

Baca juga: Tegang dengan Ukraina, Rusia Siagakan Pasukan Tempurnya

"Dalam waktu dekat, sebuah sistem anti-pesawat terbang terbaru disiagakan untuk menjaga wilayah udara Federasi Rusia," ujar Kolonel Vadim Astafiyev, dari distrik militer Rusia selatan.

Dia menambahkan, sistem pertahanan udara S-400 untuk Crimea itu sudah menjalani uji coba dan berhasil dengan baik.

Sejumlah sumber keamanan Rusia pernah mengatakan pada September lalu bahwa sistem S-400 keempat akan dipasang di Crimea dekat kota Dzhankoy yang tak jauh dari wilayah yang dikontrol Ukraina.

Pengumuman ini muncul di saat Moskwa dan Kiev tengah berada dalam krisis terbesar selama beberapa tahun terakhir.

Krisis ini diawali ketika militer Rusia mencegat dan menyita tiga kapal AL Ukraina di Selat Kerch, Minggu (25/11/2018).

Aksi penyitaan kapal ini dikecam Presiden Ukraina Petro Poroshenko yang kemudian memberlakukan undang-ndang darurat di negaranya.

Baca juga: Presiden Ukraina: Negara Kami dalam Ancaman Perang dengan Rusia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X