Kompas.com - 27/11/2018, 18:03 WIB
Pesawat tempur F-35 buatan Lockheed Martin Corp. wikia.comPesawat tempur F-35 buatan Lockheed Martin Corp.

TOKYO, KOMPAS.com - Militer Jepang dilaporkan mempertimbangkan untuk membeli 100 unit jet tempur F-35 buatan Amerika Serikat (AS).

Dilaporkan AFP Selasa (27/11/2018), pembelian tersebut bernilai lebih dari 1 triliun yen, atau sekitar Rp 127,7 triliun.

Baca juga: Belgia Putuskan Beli F-35 dari AS Senilai Rp 62 Triliun

Harian lokal Nikkei mewartakan pembelian itu terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengeluhkan defisit perdagangan dengan Jepang.

Dia mendesak Tokyo untuk membeli lebih banyak peralatan militer maupun produk AS lainnya. Pembelian itu juga untuk menangkal semakin meluasnya militer China di kawasan.

Sebelumnya Jepang telah menyepakati untuk membeli 42 unit F-35 sebelum dilaporkan bakal membeli 100 unit tambahan jet tempur siluman generasi kelima tersebut.

Kabinet diharapkan bakal menerima proposal itu pada pertengahan Desember mendatang setelah panduan program pertahanan negara sudah keluar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat dikonfirmasi, Kementerian Pertahanan Jepang menyanggahnya. "Semua laporan tentang pembelian perangkat militer tambahan masih dalam tahap pertimbangan," ujar kemenhan.

Pada September, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berkata kepada Trump bahwa perangkat militer berteknologi tinggi bakal meningkatkan pertahanan Jepang.

Selain jet tempur, Jepang dilaporkan juga berencana untuk meningkatkan kemampuan kapal perusak pengangkut helikopternya, Izumo.

Kyodo News yang mengutip sumber pemerintah melaporkan kapal perusak itu rencananya bakal ditingkatkan hingga menjadi kapal induk.

Kapal itu mempunyai bobot 19.500 ton dengan panjang 248 meter dan bisa mengangkut 14 helikopter, termasuk helikopter anti-kapal selam (ASW).

"Kami bakal menggunakannya untuk berbagai kepentingan," terang Menteri Pertahanan Takeshi Iwaya dalam konferensi pers.

Merujuk kepada konstitusi, kemampuan militer Jepang hanya diperbolehkan sebatas melindungi diri, dan sangat bergantung kepada persenjataan dari AS.

Baca juga: Satu Jet Tempurnya Jatuh, Pentagon Kandangkan Semua Armada F-35



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.