Kompas.com - 27/11/2018, 06:12 WIB
Pangeran Mohammed bin Salman. Fayez Nureldine / AFPPangeran Mohammed bin Salman.

KAIRO, KOMPAS.com - Meski dikecam global soal kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman tetap melakukan tur ke sejumlah negara.

Pada Senin (26/11/2018), pangeran yang juga dikenal dengan sebutan MBS itu tiba di Kairo, Mesir.

Melansir AFP, kedatangan penguasa de facto kerajaan Saudi itu disambut langsung oleh Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.

Baca juga: Bertemu MBS, Mantan Raja Spanyol Dikritik

Pembicaraan MBS dengan Sisi diperkirakan akan fokus pada hak-hal kerja sama bilateral.

"Memperkuat hubungan bilateral dan isu-isu regional yang menjadi kepentingan bersama," ujar juru bicara kepresidenan Turki Bassam Radi.

Sebelum tiba di Kairo, anggota parlemen Mesir begitu antusias dengan kunjungan MBS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami menyambut pangeran ke Mesir, sebagian karena salah satu tujuan kami adalah membahas cara memerangi terorisme," kata anggota parlemen Ihab Al-Tamawi, seperti diwartakan Arab News.

"Pertemuan seperti itu mengirim pesan sangat penting bagi mereka yang mencoba untuk memecah Arab dan Timur Tengah," imbuhnya.

Anggota parlemen Shadia Khodair Al-Jamal menilai, hubungan diplomatik antara Mesir dan Arab berada dalam keadaan sangat baik berkat upaya strategis presiden dan MBS.

Dia menyebutkan, dalam beberapa terakhir berbagai proyek diluncurkan di Mesir oleh MBS. Proyek ekonomi kedua negara, terutama pendirian dana investasi Mesir-Saudi.

Seperti diketahui, MBS memulai tur regionalnya pada Kamis lalu. Dia sudah mengunjungi sekutu dekatnya, Uni Emirat Arab. Kemudian pada Minggu (25/11/2018), dia berada di Bahrain.

Baca juga: Pangeran Saudi Ini Sebut Laporan CIA soal Khashoggi Tak Bisa Dipercaya

Setelah bermalam di Kairo, putra mahkota akan melakukan perjalanan ke Tunisia, di mana protes terhadap kunjungan tersebut telah digelar oleh badan mahasiswa.

Tur Pangeran Mohammed terjadi beberapa pekan setelah kasus pembunuhan Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul.

Saudi telah mendapat tekanan internasional atas pembunuhan tersebut. Sejumlah tersangka ditangkap, sementara negara menyangkal MBS terlibat.



Sumber AFP,Arab News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.