Kerusuhan di Perbatasan AS-Meksiko, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Kompas.com - 26/11/2018, 11:35 WIB
Para migran berlari menyelamatkan diri dari gas air mata yang ditembakkan polisi perbatasan Amerika Serikat-Meksiko Minggu (25/11/2018). via Sky NewsPara migran berlari menyelamatkan diri dari gas air mata yang ditembakkan polisi perbatasan Amerika Serikat-Meksiko Minggu (25/11/2018).

SAN DIEGO, KOMPAS.com - Kawasan perbatasan Amerika Serikat ( AS)- Meksiko di San Diego sempat ditutup setelah terjadi kerusuhan.

Diwartakan CNN Minggu (25/11/2018), kerusuhan tersebut dipicu ratusan orang migran yang mencoba merangsek masuk ke gerbang San Ysidro.

Sekitar 500 migran yang sudah berada di gerbang menendang pagar, dan memaksa pasukan Patroli Perbatasan menembakkan gas air mata.

Baca juga: Di Hari Thankgiving, Trump Lontarkan Ancaman Terkait Perbatasan

Tembakan itu membuat sejumlah migran berlari menjauh dan berteriak, termasuk di antaranya keluarga yang membawa anak kecil.

Dalam keterangan resminya, Badan Perlindungan Perbatasan dan Bea Cukai mengatakan ada migran yang melemparkan benda asing ke polisi.

"Petugas Perlindungan Perbatasan terpaksa menembakkan gas air mata demi melindungi keselamatan anggota," demikian pernyataan mereka di Twitter.

Keterangan mereka diperkuat ucapan Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen yang menyatakan penegak hukum AS bakal mengadili para pelaku.

Sky News memberitakan, migran yang kebanyakan berasal dari Honduras membentengkan spanduk bergambar bendera AS dan Honduras

"Kami bukanlah kriminal! Kami adalah pekerja internasional," demikian sorakan yang dikumandangkan oleh para migran tersebut.

Buntut dari kericuhan itu, Washington seperti dikutip AFP sempat mengumumkan penutupan kawasan perbatasan yang dicabut beberapa jam kemudian.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X