Kompas.com - 26/11/2018, 09:01 WIB
Petugas medis memberi pertolongan kepada wanita Suriah yang menjadi korban serangan di kota Aleppo dan diduga terpapar gas beracun yang mengandung klorin, Sabtu (24/11/2018). AFP / GEORGE OURFALIANPetugas medis memberi pertolongan kepada wanita Suriah yang menjadi korban serangan di kota Aleppo dan diduga terpapar gas beracun yang mengandung klorin, Sabtu (24/11/2018).

ALEPPO, KOMPAS.com - Kelompok pemberontak yang berada di pedesaan kota Aleppo, Suriah, dilaporkan menembakkan gas beracun di wilayah permukiman.

Kantor berita Suriah SANA mewartakan pada Minggu (25/11/2018), gas beracun itu menyebar di lingkungan perumahan al-Khalidyia, al-Neel Street, dan jam'ayat al-Zahra.

Kepala Kepolisian Aleppo Issam al-Shilli mengatakan, kelompok teroris pada Sabtu malam lalu menargetkan kawasan permukiman di Kota Aleppo dengan bom roket peledak yang mengandung gas beracun.

Baca juga: Sebut Pemberontak Suriah Pakai Senjata Kimia, Rusia Lancarkan Serangan Balasan

Rumah Sakit al-Razi dan Rumah Sakit Universiitas menyatakan, sebanyak 107 warga sipil mengaku mengalami sesak napas mulai dari skala ringan hingga beberapa yang harus dirawat di unit intensif.

"Kelompok teroris mengebom wilayah permukiman di Aleppo dengan senjata peledak yang mengandung gas sehingga menyebabkan warga sipil sesak dada," tulis al-Shilli dalam pernyataan.

CNN melaporkan, berdasarkan data dari organisasi Pemantau Hak Asasi Suriah (SOHR), sebanyak 94 warga sipil termasuk puluhan anak-anak mengalami sesak napas.

Sementara itu, pantauan dari AFP menunjukkan puluhan warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, berbondong-bondong ke rumah sakit di Aleppo, beberapa ditandu atau dibawa oleh keluarga mereka.

Korban terluka mengalami pusing dan susah bernapas. Staf medis memberi masker oksigen kepada para pasien, baik dalam keadaan duduk atau berbaring.

Peristiwa serangan gas beracun itu dikonfirmasi oleh Rusia, yang bersekutu dengan rezim Suriah.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan mereka menembakkan senjata yang dipenuhi klorin di daerah pemukiman Aleppo.

Halaman:


Sumber CNN,AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X