Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Iran, 260 Orang Terluka

Kompas.com - 26/11/2018, 06:06 WIB
Ilustrasi gempa bodnarchukIlustrasi gempa

ILAM, KOMPAS.com - Gempa berskala 6,4 magnitudo mengguncang kawasan Iran bagian barat, dekat perbatasan dengan Iran pada Minggu (25/11/2018) malam.

Demikian laporan dari lembaga geofisika Iran. Pusat gempa tercatat di 17 km dari barat data kota Sarpol-e-Zahab, dengan kedalaman 7 km.

Sementara Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa tersebut berkuatan 6,3 magnitudo.

Baca juga: Presiden Iran Sebut Negaranya Siap Bantu Arab Saudi Lepas dari AS

Melansir AFP, sebanyak 260 orang dilaporkan terluka di Sarpol-e Zahab dan kota tetangga, Gilan-e Gharb, dekat dengan perbatasan Irak.

Gubernur provinsi Kermanshah, Houshang Bazvand mengatakan situasi setelah gempa dapat terkendali.

"Ada pemadaman listrik dan air di kedua kota, tapi itu hanya belangsung beberapa menit," katanya.

Kepala layanan medis darurat Iran, Pirhossein Kolivand, mengatakan sebagian orang yang mengalami cedera akibat dari kepanikan dan berupaya menyelamatkan diri dari rumah.

Jumlah korban terluka diperkirakan dapat meningkat. Sejauh ini, 18 tim darurat telah dikirim untuk meninjau kerusakan.

Penduduk Sarpol-e Zahab Fariba Babayi mengatakan, penduduk mengalami ketakutan ketika gempa menghantam.

"Lampu padam, dinding tampak seolah-olah akan jatuh dan semua tetangga berteriak," katanya.

"Saya tidak lari kali ini, meski ibu saya keluar memanggilku," imbuhnya.

Masyarakat yang tinggal di kota memang sudah akrab dengan kehancuran gempa bumi pada November tahun lalu berkekuatan 7,3 magnitudo, yang menewaskan 620 orang dan melukai ribuan lainnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X