Anjing Pitbull Serang Sekelompok Anak di Taman Sekolah, 15 Terluka

Kompas.com - 23/11/2018, 19:10 WIB
Ilustrasi anjing pitbull. SHUTTERSTOCKIlustrasi anjing pitbull.

OKLAHOMA, KOMPAS.com - Insiden penyerangan belasan anak oleh seekor anjing terjadi di taman bermain sekolah di Oklahoma, Senin (19/11/2018) lalu.

Setidaknya 15 anak dari kelas tiga dan empat Sekolah Dasar Fillmore menjadi korban penyerangan seekor anjing pitbull campuran yang lepas.

Melansir dari New York Post, setidaknya 12 anak harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan usai serangan tersebut.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 siang waktu setempat. Anjing berwarna coklat putih yang tidak diketahui pemiliknya itu mendadak muncul di lapangan bermain sekolah dan mulai menyerang para siswa.

Baca juga: Diserang Anjing Pitbull Peliharaan Keluarga, Bayi Usia 9 Bulan Tewas

"Saat kejadian, ada 28 anak dan tiga staf pengajar di taman tersebut," kata salah seorang pejabat sekolah kepada media setempat.

Anjing ganas itu sempat mengejar para siswa hingga ke lorong sekolah dan baru dapat dihentikan setelah seorang guru bertindak dan menahannya.

Anjing tersebut kemudian dibawa oleh Dinas Kesejahteraan Hewan untuk diamankan. Sementara anak-anak yang terluka dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans dan mobil orangtua siswa.

Dilaporkan sejumlah anak harus mendapat jahitan pada lukanya yang diakibatkan gigitan anjing maupun karena berlari menyelamatkan diri.

Menurut petugas dari dinas kesejahteraan hewan, Jon Gary, anjing pit bull yang menyerang anak-anak bukan anjing liar. Namun pihaknya juga belum dapat menemukan pemilik anjing tersebut.

"Anjing itu dalam keadaan sehat, tidak berpenyakit dan tampaknya bukan anjing liar. Tapi kami juga tidak dapat menemukan ada informasi identitas," kata Gary.

Petugas saat ini masih mencoba mencari pemilik anjing tersebut dan jika sampai dengan batas waktu pemilik anjing tidak juga muncul atau ditemukan, maka pihak penampungan dapat memutuskan untuk menyuntik mati anjing tersebut.

"Tapi jika seseorang yang mengaku sebagai pemiliknya muncul, maka korban dapat mengajukan keluhan anjing yang berbahaya dan kasus ini dapat dibawa ke pengadilan."

"Selanjutnya, hakim yang akan memutuskan apakah perlu untuk menyuntik mati anjing itu atau mengharuskan pemilik mengebiri anjing itu atau mungkin kondisi lainnya," kata Gary.

Baca juga: Perempuan di AS Tewas Dimangsa Anjing Pitbull Peliharaannya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

Internasional
Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Presiden Filipina Rodrigo Duterte: Saya Sudah Tua

Internasional
Melesat di Survei Iowa, Wali Kota Gay Ini Jadi Kuda Hitam Pilpres AS

Melesat di Survei Iowa, Wali Kota Gay Ini Jadi Kuda Hitam Pilpres AS

Internasional
Beritakan soal China, Pimpinan Koran Ini Dilarang Pulang ke Vanuatu

Beritakan soal China, Pimpinan Koran Ini Dilarang Pulang ke Vanuatu

Internasional
Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X