Persidangan El Chapo Ungkap Korupsi Endemik Pemerintah Meksiko

Kompas.com - 23/11/2018, 16:58 WIB
Dalam foto yang diambil pada 8 Januari 2016 ini terlihat gembong narkoba Joaquin El Chapo Guzman digiring menuju sebuah helikopter di sebuah bandara di Mexico City setelah militer menangkapnya di Los Mochis, negara bagian Sinaloa setelah sempat kabur dari penjara. AFP/ALFREDO ESTRELLADalam foto yang diambil pada 8 Januari 2016 ini terlihat gembong narkoba Joaquin El Chapo Guzman digiring menuju sebuah helikopter di sebuah bandara di Mexico City setelah militer menangkapnya di Los Mochis, negara bagian Sinaloa setelah sempat kabur dari penjara.

Tudingan terhadap otoritas negara, terutama gubernur, menerima suap dari organisasi kriminal atau berkolusi dengan gembong narkoba memang bukanlah hal baru.

Baca juga: Mengintip Mewahnya Kehidupan Istri Gembong Narkoba El Chapo

"Tidak ada pengedar yang tidak memiliki perlindungan pemerintah," kata jurnalis dan penulis buku tentang perdagangan narkoba, Jose Reveles.

Untuk jenis kejahatan seperti ini Anda perlu dilindungi oleh pihak berwenang, tentara, angkatan laut, polisi dan, tentu saja, pejabat," imbuhnya.

Salah satu kasus yang paling terkenal adalah kasus Mario Villanueva, gubernur negara bagian Quintana Roo dari 1993-1999, yang menjalani hukuman penjara terkait perdagangan narkoba.

Yang lain adalah Tomas Yarrington, mantan gubernur negara bagian Tamaulipas, yang diekstradisi ke AS atas tuduhan perdagangan narkoba, pencucian uang dan penipuan perbankan.

Penggantinya, Eugenio Hernandez, ditahan di sel Tamaulipas, dituduh melakukan penggelapan.

Baca juga: El Chapo Pernah Bunuh Orang yang Tak Mau Menjabat Tangannya

Seperti diketahui, Guzman dituduh melakukan 11 pelanggaran mulai dari perdagangan narkoba hingga pencucian uang, termasuk penyelundupan 155 ton kokain ke AS selama lebih dari 25 tahun.

Jika terbukti bersalah, dia kemungkinan akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara AS dengan keamanan ketat.

Guzman kini diadili di pengadilan federal Brooklyn, New York, dengan pengawalan yang sangat ketat karena pernah dua kali melarikan diri dari penjara Meksiko.

Selain soal suap, Zambada juga bersaksi El Chapo memerintahkan pembunuhan enam orang. Salah satu yang dibunuh adalah seorang rival yang menolak menjabat tangannya. Sang rival dibunuh bersama istrinya.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X