Berita Populer: Pesawat Nyaris Celaka hingga Suku Terasing Mengerikan

Kompas.com - 23/11/2018, 06:48 WIB
Satu dari sedikit foto yang memperlihatkan sekilas penduduk pulau Sentinel Utara, kepulauan Andaman, India. Suku asli pulau ini sudah menghuni tempat itu sejak 60.000 tahun lalu dan sejak saat itu mereka menolak modernisasi. Daily MailSatu dari sedikit foto yang memperlihatkan sekilas penduduk pulau Sentinel Utara, kepulauan Andaman, India. Suku asli pulau ini sudah menghuni tempat itu sejak 60.000 tahun lalu dan sejak saat itu mereka menolak modernisasi.

KOMPAS.com — Di Kepulauan Andaman dan Nicobar India, hidup sebuah suku pedalaman yang hingga saat ini masih menerapkan kultur prasejarah.

Suku yang disebut Sentinel itu dilaporkan membunuh seorang turis Amerika Serikat (AS) dengan panah karena ia mencoba berkenalan dengan mereka.

Turis bernama John Allen Chau itu menitipkan pesan kepada keluarganya sebelum dia menuju ke pulau itu dan jenazahnya ditemukan keesokan harinya pada pekan lalu.

Kemudian, sebuah pesawat Boeing 737 nyaris celaka setelah pilot salah memasukkan data tatkala lepas landas dari Irlandia Utara.

Kedua berita itu masuk ke dalam artikel populer yang terjadi sepanjang Kamis (22/11/2018) hingga Jumat pagi (23/11/2018).

1. "Tolong Jangan Marah jika Saya Nantinya Tewas"
Saat pertama kali tiba di Pulau Sentinel Utara di Kepulauan Andaman, India, John Allen Chau membawa hadiah, antara lain bola sepak dan ikan.

Turis Amerika Serikat (AS) itu tertarik berinteraksi dengan suku Sentinel, salah satu suku pedalaman yang disebut paling berbahaya di dunia.

Dia sempat pertama kali mencoba masuk ke pulau itu pada 15 November tetapi gagal. Dia mencoba lagi dan berhasil keesokan harinya.

Namun, nelayan lokal yang ikut membantunya terkejut karena pada 17 November mereka menyaksikan pemandangan mengerikan saat suku Sentinel menggotong tubuhnya.

Pria 27 tahun tersebut dilaporkan tewas dipanah suku tersebut. Namun, penyebab pastinya belum diketahui karena jenazahnya masih di Sentinel Utara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X