Malaysia Habiskan Rp 12 Miliar untuk Rawat Yacht Terkait Skandal 1MDB

Kompas.com - 22/11/2018, 22:27 WIB
Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. (AFP/Sonny Tumbelaka) Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. (AFP/Sonny Tumbelaka)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia telah menyita sebuah kapal pesiar mewah terkait skandal korupsi perusahaan 1Malaysia Development Bhd ( 1MDB), yang juga menyeret mantan perdana menteri Najib Razak.

Kini, pemerintah menghabiskan dana sekitar 3,5 juta ringgit atau sekitar Rp 12,1 miliar untuk yacht bernama Equanimity tersebut, sejak diambil alih pada Agustus lalu.

Diwartakan Asia One, Kamis (22/11/2018), Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng, uang tersebut dipakai untuk membayar layanan pelabuhan, pungutan resmi lainnya, dan membayar awak untuk merawat kapal.

Baca juga: Yacht Mewah Terkait Skandal 1MDB Tidak Jadi Dipamerkan ke Publik

Biaya dihitung hingga per 10 Oktober lalu. Lim membeberkan pendanaan tersebut sebagai jawaban tertulis kepada Parlemen.

Sebelumnya, anggota Parlemen Malaysia dari Tanjung Karang meminta pemerintah melaporkan status terakhir Equanimity dan berapa banyak biaya untuk membawanya kembali dan perawatannya.

Lim menyatakan, 1MDB telah memperoleh perintah pengadilan untuk menunjuk Winterbothams sebagai penilai dan pengawas kapal pesiar.

Selain itu, pengadilan juga telah menunjuk Burgess sebagai perantara tunggal untuk membantu penjualan dan proses pemasaran.

"1MDB yang baru saat ini sedang menyelidiki masalah ini dan akan mengambilkan tindakan yang diperlukan berdasarkan saran dari Jaksa Agung," demikian pernyataan Kementerian Keuangan Malaysia.

Seperti diketahui, kapal pesiar mewah yang diduga dibeli dengan menggunakan uang perusahaan 1MDB sudah berlabuh di Port Klang, Malaysia, pada 7 Agustus lalu, setelah berlayar dari Pulau Batam, Indonesia.

Equanimity memiliki panjang 90 meter, dilengkapi dengan fasilitas kolam renang dan landasan helikopter.

Baca juga: Berlayar dari Batam, Yacht Mewah Terkait Korupsi 1MDB Tiba di Malaysia

Kapal besar berwarna putih dan biru tersebut dimiliki oleh Low Taek Jho atau Jho Low. Dia diduga memainkan peran sentral dalam skandal 1MDB

Namun hingga kini, miliarder Malaysia itu belum juga diketahui keberadaannya.

Paspor Malaysia serta Saint Kitts dan Nevis miliknya sudah dicabut, sehingga kemungkinan besar dia masih memiliki dokumen perjalanan lainnya sehingga mampu menghindari jerat hukum.



Sumber Asia One
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X