Kompas.com - 22/11/2018, 20:02 WIB

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran mengancam bakal melancarkan serangan ke pangkalan Amerika Serikat yang ada di kawasan Teluk.

Ancaman tersebut datang seiring meningkatkan ketegangan antara Washington dengan Teheran.

Amirali Hajizadeh, kepala divisi ruang udara Garda Revolusioner Iran, mengatakan, pangkalan AS di wilayah Teluk dan Afghanistan berada dalam jarak jangkauan rudal Iran.

Hajizadeh bangkan secara khusus menyebut pangkalan dan kapal induk AS yang ada di Uni Emirat Arab, Qatar, dan Afghanistan sebagai sasaran yang memungkinkan.

"Mereka berada dalam jangkauan (rudal) kami dan kami dapat menyerang mereka jika mereka (AS) bergerak," katanya, dilansir The New Arab dari Reuters, Kamis (22/11/2018).

Baca juga: AS Peringatkan Semua Pelabuhan dan Asuransi agar Tak Layani Kapal Iran

Ancaman Iran tersebut disampaikan dengan mengacu pada AS yang mengatakan bakal menggunakan kekuatan militernya terhadap Teheran.

Jenderal Iran itu mengatakan bahwa rudal-rudal kendali milik Teheran dengan presisi tinggi dapat menghantam pangkalan udara al-Udaid di Qatar, markas al-Dhafra di UEA, serta pangkalan Kandahar di Afghanistan.

Selain tiga pangkalan tersebut, AS juga memiliki pangkalan lain di kawasan tersebut, serta Armada Kelima yang ada di Bahrain.

Sebelumnya, AS telah kembali memberlakukan sanksi terhadap Iran yang bertujuan untuk melumpuhkan perekonomian Teheran.

Sanksi yang mulai diberlakukan 5 November lalu itu menargetkan ekspor minyak Iran dan perbankannya.

Iran sebelumnya juga telah mengancam akan menargetkan pengiriman melalui jalur laut yang melalui Selat Hormuz.

Presiden Iran Hassan Rouhani juga telah memperingatkan Washingtoon akan peluang situasi perang apabila sanksi terus dilanjutkan.

Baca juga: Presiden Iran: Sanksi AS Tidak Berdampak pada Perekonomian Negara Kami

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.