Tanggapi Kasus Jamal Khashoggi, Denmark Tangguhkan Penjualan Senjata ke Saudi

Kompas.com - 22/11/2018, 17:33 WIB
Menteri Luar Negeri Denmark, Anders Samuelsen. AFP / NICHOLAS KAMMMenteri Luar Negeri Denmark, Anders Samuelsen.

KOPENHAGEN, KOMPAS.com - Pemerintah Denmark, Kamis (22/11/2018), mengumumkan penangguhan penjualan persenjataan ke Arab Saudi.

Denmark menjadi negara kedua yang memutuskan menangguhkan pengiriman senjatanya ke negara kerajaan itu setelah Jerman.

Keputusan tersebut diambil Kopenhagen sebagai tanggapan atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

"Kementerian luar negeri telah menangguhkan seluruh penjualan persenjataan dan peralatan militernya ke Arab Saudi," kata Menteri Luar Negeri Denmark, Anders Samuelsen dilansir AFP.

"Saya berharap, keputusan Denmark ini akan mampu menciptakan momentum tambahan," tambahnya, merujuk pada kasus pembunuhan Khashoggi.

Baca juga: Kasus Khashoggi, AS Berencana Hentikan Penjualan Senjata ke Saudi

Keputusan Denmark tersebut mengikuti langkah yang sebelumnya diambil pemerintah Jerman pada Oktober lalu.

Berlin bahkan menyerukan kepada negara-negara Uni Eropa untuk beramai-ramai menangguhkan penjualan persenjataannya ke Arab Saudi.

Pekan lalu, Jerman juga telah menjatuhkan sanksi larangan terhadap 18 individu Saudi untuk memasuki wilayahnya dan zona bebas paspor Schengen Eropa karena keterlibatan mereka dalam kasus pembunuhan Khashoggi.

Berbeda dengan Jerman, Denmark untuk saat ini belum berencana mempertimbangkan sanksi lain terhadap pemerintah maupun warga Saudi. Demikian disampaikan juru bicara kementerian luar negeri Denmark.

Selain Jerman, pemerintah AS juga telah menjatuhkan sanksi terhadap warga Saudi yang menjadi tersangka dalam kasus Khashoggi. Sanksi yang diberikan kepada 18 individu tersebut berupa pembekuan aset dan larangan melakukan kerja sama perdagangan.

Baca juga: Buntut Kasus Khashoggi, Jerman Berniat Menunda Jual Senjata ke Saudi

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X