Kompas.com - 22/11/2018, 12:12 WIB

KOMPAS.com - Franco, atau yang bernama lengkap Francisco Paulino Hermenegildo Teodulo Franco Bahamonde, lahir pada 4 Desember 1892 di sebuah kota pesisir, dekat dengan markas angkatan laut El Ferrol di Galicia.

Franco lahir di tengah keluarga marinir. Selama enam generasi, para leluhur Franco, terutama dari keluarga sang ayah, telah mengabdi kepada angkatan laut Spanyol, termasuk sang ayah, Nicolas Franco Salgado.

Sedangkan ibunya, Maria del Pilar Bahamonde adalah keturunan keluarga kelas menengah atas Katholik Roma.

Franco memiliki dua saudara laki-laki, Nicolas dan Ramon, serta dua saudara perempuan, Maria del Pilar dan Maria de la Paz. Namun saudara perempuan keduanya meninggal sejak masih kanak-kanak.

Seperti sang ayah, Franco bercita-cita untuk menjadi seorang marinir. Namun karena masalah di pemerintah yang mengurangi anggaran untuk Angkatan Laut, jumlah perekrutan baru dibatasi dan Franco terpaksa bergabung dengan Angkatan Darat.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Pocahontas, Pendamai Suku Indian dengan Inggris

Karier Militer

Pada 1907, saat masih berusia 14 tahun, Franco mendaftar ke Akademi Infanteri di Toledo dan lulus tiga tahun kemudian dengan pangkat Letnan Dua.

Saat berusia 19 tahun, Franco dipromosikan menjadi Letnan Pertama pada Juni 1912.

Dua tahun berselang, dia ditugaskan untuk ke Maroko dan bergabung dalam misi pendudukan protektorat baru Spanyol di Afrika, yang kemudian berkembang menjadi Perang Rif (1909-1927), melawan penduduk asli Maroko.

Perang itu membawa kerugian besar bagi militer Spanyol, namun sekaligus kesempatan baru para tentara untuk mendapat promosi melalui peran pentingnya dalam peperangan.

Hal tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Franco untuk naik pangkat dengan cepat.

Pada 1913, Franco dipindahkan untuk bergabung dengan pasukan kolonial Maroko dengan perwira Spanyol yang bertugas sebagai pasukan kejut. Diduga Franco bergabung ke misi berbahaya itu secara sukarela.

Berkat peranannya dalam peperangan, pada 1916, saat masih berusia 23 tahun, Franco telah menjadi kapten.

Namun kemudian dia mengalami luka parah akibat terkena tembakan senapan mesin dari pasukan musuh. Meski cedera parah, nyawanya terselamatkan.

Sebaliknya, dia justru memperoleh penghargaan yang membawanya mendapat promosi menjadi seorang mayor pada akhir Februari 1917, saat Franco masih berusia 24 tahun.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Mustafa Kemal Ataturk, Presiden Pertama Turki

Tahun 1920, Franco mendapat tugas untuk menjadi orang kedua yang memimpin legiun asing Spanyol yang baru dibentuk.

Dia menjalankan tugasnya dengan baik hingga dipromosikan sebagai komandan penuh pada 1923.

Di tahun yang sama, Franco menikahi kekasihnya, Carmen Polo, dan dari pernikahan mereka lahir seorang anak perempuan.

Selama kampanye militer yang penting melawan pemberontak Maroko, legiun asing Spanyol memegang peranan penting dalam mengakhiri pemberontakan.

Pada akhirnya, Franco disebut sebagai pahlawan nasional dan pada 1926, saat masih berusia 33 tahun, dia telah dipromosikan menjadi brigadir jenderal.

Dan pada 1928, dia diangkat menjadi direktur Akademi Militer Umum yang baru didirikan di Saragossa.

Pada 1931, pemerintahan monarki Spanyol runtuh dan kepemimpinan diambil alih Republik, yang sekaligus melakukan reformasi besar-besaran di militer.

Hal tersebut membuat karier militer Franco terhenti sementara. Akademi militer yang dipimpinnya dibubarkan dan Franco ditempatkan dalam daftar tentara tak aktif.

Namun berkat keinginannya untuk mengabdi kepada negara yang cukup besar, Franco menerima rezim pemerintahan yang baru dan bersedia diturunkan pangkatnya.

Dan saat pasukan konservatif kembali menguasai republik pada 1933, Franco dipulihkan ke komando aktif dan setahun berselang dia dipromosikan menjadi mayor jenderal.

Franco terus dapat menjalankan misinya dengan baik, termasuk saat mengatasi pemberontakan berdarah oleh para penambang Asturian pada Oktober 1934.

Mei 1935, Franco diangkat menjadi kepala staf jenderal di tentara Spanyol dan mulai memperketat disiplin serta menguatkan institusi militer.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Martin Luther, Tokoh Reformasi Protestan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.