Kompas.com - 21/11/2018, 19:51 WIB
Kapal induk AS USS Ronald Reagan saat tiba di pelabuhan Hong Kong, Rabu (21/11/2018). AFP/ANTHONY WALLACEKapal induk AS USS Ronald Reagan saat tiba di pelabuhan Hong Kong, Rabu (21/11/2018).
|

HONG KONG, KOMPAS.com - Sebuah kapal induk dan beberapa kapal perang AL Amerika Serikat tiba di Hong Kong, Rabu (21/11/2018).

Kunjungan ke wilayah semi-otonomi itu terjadi hanya dua bulan setelah China membatalkan kunjungan serupa AL Amerika Serikat.

Selain itu, kunjungan tersebut juga terjadi di saat ketegangan antara Beijing dan Washington yang dipicu perang dagang memanas.

Baca juga: Mengenal Chakri Naruebet, Kapal Induk Terkecil di Dunia

Dalam kunjungan ini kapal induk USS Ronald Reagan didampingi dua kapal perusak USS Benfold dan USS Curtis Wilbur serta kapal penjelajah USS Chancellorsville.

Diizinkannka armada AS ini merapat di Hong Kong dianggap sebagai sebuah langkah simpatik menjelang KTT G20 di Argentina pada akhir bulan ini.

Dalam ajang tersebut dijadwalkan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akan bertemu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini adalah sikap bersahabat yang ditunjukkan China dengan mengizinkan USS Ronald Reagan merapat di Hong Kong sebelum pertemuan antara Presiden Xi dan Trump di Argentina," kata pakar militer Zhou Chenming.

Sebelum kedatangan armada AS ini, perwira senior Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Letnan Jenderal Tan Benhong dan beberapa petinggi militer lainnya diundang berkunjung ke USS Ronald Reagan.

Pada September lalu, China membatalkan kunjungan terjadwal sebuah kapal perang AS ke Hong Kong dan membatalkan pertemuan antara panglima AL China dan AS.

Baca juga: Kapal Induk AS Berlabuh ke Vietnam, China Waspada

Langkah itu diambil setelah sejumlah pesawat pengebom B-52 milik AS terbang melintas di atas Laut China Selatan dan Laut China Timur.

Pada 2016, China juga melarang kapal induk USS Stennis dan armadanya merapat di Hong Kong di tengah ketegangan sengketa wilayah di Laut China Selatan.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.