Partai Demokrat Bakal Selidiki Kasus "E-mail" Pribadi Ivanka Trump

Kompas.com - 21/11/2018, 16:10 WIB
Ivanka Trump. NICHOLAS KAMM / AFP Ivanka Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Putri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Ivanka Trump, kembali menjadi sorotan setelah munculnya laporan tentang dirinya menggunakan e-mail pribadi untuk urusan pemerintah.

Kasus tersebut mendapat perhatian dari anggota DPR dari Partai Demokrat. Seperti diketahui, Demokrat kini mendominasi DPR AS usai pemilu paruh waktu beberapa waktu lalu.

Elijah E Cummings dari Partai Demokrat, yang akan memimpin Komite Pengawasan dan Reformasi Pemerintah pada tahun depan, berencana untuk menyelidiki kasus itu.

Baca juga: Trump Menilai Ivanka Cocok Duduki Jabatan Dubes AS untuk PBB

Dalam sebuah pernyataan, dia menjelaskan bagaimana komote berupaya menginvestigasi penggunaan akun e-mail pribadi pejabat Gedung Putih untuk keperluan resmi sepanjang 2017.

Meski demikian, Gedung Putih tidak mau menyerahkan informasi yang diminta berkaitan dengan kasus tersebut.

"Kami membutuhkan dokumen itu untuk memastikan Ivanka Trump, Jared Kushner, dan pejabat lainnya mematuhi hukum federal, dan tentu ada catatan lengkap tentang kegiatan pemerintah," katanya, seperti dikutip dari Huffington Post.

Laporan dari Politico beberapa waktu lalu juga menyebutkan, suami Ivanka, Kushner, dan seorang penasihat Gedung Putih, juga memakai e-mail pribadi.

Cummings menyatakan, tujuan dari penyelidikan itu untuk mencegah terulang lagi.

Menurutnya, investigasi tidak akan mengubah kasus tersebut menjadi tontonan seperti yang dilakukan Partai Republik terhadap Hillary Clinton.

Baca juga: Trump Bela Putrinya yang Pakai E-mail Pribadi untuk Urusan Negara

"Prioritas utama saya sebagai Ketua adalah fokus pada isu-isu yang memengaruhi orang Amerika dalam kehidupan sehari-hari mereka," tambahnya.

Melansir The New York Times, Trump mengatakan, putrinya menggunakan alamat e-mail pribadi tidak seperti kasus Hillary Clinton.

Demokrat menuduh Trump bermuka dua, dengan menyebut jumlah e-mail yang dikirim dari akun pribadi kali ini jauh lebih besar dari kasus Clinton.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X