Kompas.com - 20/11/2018, 15:53 WIB
|

BERN, KOMPAS.com - Swiss memang dikenal sebagai negeri yang amat demokratis karena rakyatnya bisa menentukan hal apapun dengan menggunakan referendum.

Kini warga Swiss akan memberikan suara dalam referendum untuk menentukan soal masalah sapi, lebih khusus lagi terkait tanduk mereka.

Warga akan memberikan suara untuk menentukan apakah peternak harus menghilangkan atau tetap membiarkan sapi memiliki tanduk agar hewan itu lebih bahagia.

Baca juga: Pria Ini Lamar Pacarnya Menggunakan Seekor Sapi

Situs berita Swissinfo mengabarkan, hanya 10 persen sapi di Swiss yang masih memiliki tanduk, menurut inisiator referendum.

Hal ini amat kontras dengan berbagai foto promosi wisata Swiss yang selalu menampilkan para sapi lengkap dengan tanduk mereka.

Armin Capaul, seorang petani dari Gunung Graubunden, sukses meluncurkan inisiatif ini sendiri dan berhasil mengumpulkan 100.000 tanda tangan untuk memaksa digelarnya referendum.

Armin membiayai sendiri kampanye ini dengan menggunakan uang pribadi selain donasi yang dia peroleh dari beberapa sumber termasuk Komunitas Perlindungan Hewasn dan Greenpeace.

Inisiatif ini mendorong para petani Swiss untuk membiarkan sapi hidup dengan tanduk mereka.

Inisiatif ini juga menyerukan agar pemerintah Swiss memberi subsidi bagi pemilik sapi, kerbau, dan kambing selama mereka membiarkan ternaknya memiliki tanduk.

Selama ini petani Swiss memilih untuk menghilangkan tanduk sapi atau kambing agar mereka bisa ditempatkan di kandang berukuran kecil tanpa risiko saling melukai.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.