Penembakan Massal di Rumah Sakit Chicago, 4 Tewas Termasuk Pelaku

Kompas.com - 20/11/2018, 09:50 WIB
Petugas dari Kepolisian Chicago, Amerika Serikat, berjaga di luar Rumah Sakit Mercy setelah terjadi insiden penembakan pada Senin sore waktu setempat (19/11/2018). Dilaporkan empat orang tewas termasuk pelaku dalam insiden tersebut. AFP/KAMIL KRZACZYNSKIPetugas dari Kepolisian Chicago, Amerika Serikat, berjaga di luar Rumah Sakit Mercy setelah terjadi insiden penembakan pada Senin sore waktu setempat (19/11/2018). Dilaporkan empat orang tewas termasuk pelaku dalam insiden tersebut.

CHICAGO, KOMPAS.com - Empat orang dilaporkan tewas ketika insiden penembakan massal terjadi di rumah sakit di Chicago, Amerika Serikat (AS).

Dari keterangan polisi, penembakan terjadi di Rumah Sakit Mercy pada Senin (19/11/2018) sekitar pukul 15.00 sampai 15.30 waktu setempat.

Baca juga: Penembakan di Bar California, 12 Tewas Termasuk Pelaku

Dilaporkan AFP Selasa (20/11/2018), pasien di sana menceritakan mereka kaget ketika suara tembakan terdengar di luar rumah sakit.

Mereka melihat seorang pria berjalan bersama seorang perempuan dari tempat parkir sebelum dia menembaknya tiga kali di bagian dada.

Saksi mata yang bernama James Gray mengatakan, ketika perempuan itu jatuh, pelaku berdiri di sampingnya dan mulai menembak.

"Tidak ada pertengkaran. Mereka berdua berbicara biasa saja sebelum pria itu menembak. Persis seperti adegan di film," kata Gray.

Saksi mata lain yang bernama Hector Avitia mengungkapkan pelaku berpakaian hitam dan membawa pistol beserta sejumlah magasin.

Media lokal ABC7 Chicago yang mengutip sumber melaporkan, perempuan yang ditembak itu merupakan seorang dokter yang hendak bertugas.

Dokter itu diidentifikasi bernama Tamara E O'Neal dan dilaporkan bertugas di bagian layanan gawat darurat. Dia ditembak mantan tunangannya.

Kepala Kepolisian Chicago Eddie Johnson mengatakan, polisi merespon penembakan itu dan sempat mengejar pelaku di dalam rumah sakit.

Di dalam, polisi dan pelaku terlibat baku tembak. Wali Kota Rahm Emanuel berujar, seorang asisten apoteker dan petugas tertembak.

Juru bicara kepolisian Anthony Guglielmi di Twitter mengumumkan petugas yang bernama Samuel Jimenez dan asisten tersebut tewas.

"Tiga korban yang tak bersalah dan satu pelaku pengecut belum diketahui identitasnya terbunuh dalam penembakan," beber Guglielmi.

Insiden penembakan itu berlangsung kurang dari dua pekan sejak penembakan massal yang menewaskan 12 orang di bar Thousand Oaks, California.

Baca juga: Penyintas Tragedi Las Vegas Tewas dalam Penembakan Massal California



Sumber ABC 7,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X