Aktris Pamela Anderson Kritik Komentar "Cabul" PM Australia

Kompas.com - 19/11/2018, 17:50 WIB
Artis peran Pamela Anderson menghadiri pemutaran perdana film layar lebar Baywatch di Miami, Florida, Jumat (13/5/2017).  Jason Koerner/Getty Images/AFPArtis peran Pamela Anderson menghadiri pemutaran perdana film layar lebar Baywatch di Miami, Florida, Jumat (13/5/2017).

CANBERRA, KOMPAS.com - Mantan model sekaligus bintang film Baywatch Pamela Anderson mengkritik Perdana Menteri Australia Scott Morrison yang menganggap remeh permintaannya terkait nasib pendiri Wikileaks Julian Assange.

Diwartakan ABC, Minggu (18/11/2018), Anderson sebelumnya mendesak Morrison untuk memulangkannya ke Australia dan bahkan menggelar pesta penyambutan untuknya.

Morrison menolak permintaan Anderson sehubungan dengan pria yang telah menerbitkan ribuan dokumen rahasia Amerika Serikat itu.

Baca juga: Internet Diputus, Julian Assange Tak Lagi Pimpin Wikileaks

"Saya punya banyak teman yang bertanya apakah mereka bisa menjadi utusan khusus untuk menyelesaikan masalah dengan Pamela Anderson," ucapnya.

Melansir BBC, sejauh ini Morrison belum menanggapi kritikan Anderson, yang menganggap komentarnya itu sebagai pernyataan "cabul".

Seperti diketahui, dalam wawancara pada program Australia's 60 Minutes awal bulan ini, Anderson meminta Morrison untuk memfasilitasi kepulangan Assange ke Australia.

Dalam program tersebut terungkap Anderson dan Assange memiliki hubungan dekat, yang membuat dia terus menjadi pendukung yang vokal bagi aktivis itu.

Assange telah tinggal di suaka politiknya di kedutaan besar Ekuador di London sejak 2012 untuk menghindari ekstradisi.

Sementara Anderson terlihat beberapa kali mengunjungi pria tersebut di kedubes Ekuador selama dua tahun terakhir.

"Baiklah, Scott, bela teman Anda, dan berikan kembali paspor Julian, dan bawa dia pulang ke Australia dan banggalah dengannya," ucap Anderson.

Baca juga: Tolak Tampilkan Pasangan Sejenis, Majalah di Australia Ditutup

Sebagai informasi, Assange merupakan seorang warga negara Australia dan berada di kedubes Ekuador di London sejak terancam ekstradisi ke Swedia atas tuduhan pelecehan seksual.

Namun, tudingan tersebut dicabut dan kekhawatiran yang kini masih menyelimutinya adalah kemungkinan diekstradisi ke AS.

Laporan CNN pada April 2017 menyebutkan, otoritas AS sedang menyiapkan sejumlah tudingan untuk menjerak Assange. Namun, belum ada yang diumumkan sejauh ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN,BBC,ABC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X