Kompas.com - 19/11/2018, 14:41 WIB

PARADISE, KOMPAS.com - Total jumlah korban tewas kebakaran hutan paling mematikan dan menghancurkan dalam sejarah California, Amerika Serikat, meningkat menjadi 77 orang.

Demikian pernyataan dari kantor kepolisian Butte County pada Minggu (18/11/2018), seperti diwartakan AFP.

"Satu jenazah kembali ditemukan hari ini," tulis pernyataan polisi.

Camp Fire telah muncul di wilayah California utara sejak 10 hari lalu. Sejauh ini, jumlah orang yang hilang menurun menjadi 993 orang, dari sebelumnya mencapai 1.200 orang.

Baca juga: Korban Hilang Kebakaran Hutan California Melonjak Hingga 1.011 Orang

Sementara itu, lebih dari 10.000 rumah hancur dilalap api yang menelan area seluas kota Chicago atau sekitar 606 km. Api juga menyapu lingkungan perumahan Paradise dari peta.

Ribuan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dan sebagian menemukan tempat tinggal sementara di gereja dan tenda.

Melansir CNN, Departemen Kebakaran California atau Cal Fire memperkirakan api tidak bisa dikendalikan sepenuhnya sampai 30 November mendatang.

"Sangat kewalahan. Saya tidak tahu bagaimana harus mendeskripsikannya," ujar Sheriff Butte County Kory Honea.

"Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Tidak seorang pun yang harus berhadapan dengan hal besar yang menyebabkan kehancuran dan kematian," tuturnya.

Sementara itu, penduduk yang mengungsi merasa ditelantarkan. Banyak dari mereka berasal dari Chico, salah satu kota terpadat di Butte County.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN,BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.