Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/11/2018, 08:56 WIB

COLUMBUS, KOMPAS.com — Sebuah insiden terjadi saat berlangsung siaran langsung program realitas yang menampilkan keseharian penegak hukum Amerika Serikat (AS).

Dalam episode Live PD yang menampilkan Sheriff Franklin County, sebuah film porno muncul ketika petugas membekuk seorang tersangka perempuan.

Baca juga: 3 Siswa SMP Diskors karena Tonton Film Porno, Orangtua Diharap Ikut Mengawasi

Dilansir Russian Today, Minggu (18/11/2018), awalnya deputi sheriff menggerebek rumah pelaku pencurian toko barang-barang dewasa.

Di rumah pelaku yang bernama Storm Wisener, dua deputi muncul di layar dengan salah satunya tampak memborgol tangannya.

Ketika deputi lain membacakan apa kesalahan Wisener, suara perempuan dalam film porno tersebut muncul di televisi.

Deputi itu kaget dan langsung meminta Wisener mematikan televisinya. Dia sempat tercengang sebelum kembali melanjutkan ucapannya.

Insiden itu menjadi viral. Unit K9 Sheriff Franklin County langsung menanggapinya dengan kicauan lucu di akun Twitter mereka.

"Wah kami mendengar dan menontonnya! Terkadang Anda harus tertawa. Kerja bagus teman-teman!" demikian kicauan di Unit K9 Sheriff Franklin County.

Sementara Kantor Pusat Sheriff Franklin County juga menanggapi lucu dengan meminta orangtua untuk menutupi telinga anak-anak mereka.

Wisener ditangkap atas tuduhan dengan menerobos masuk dan mencuri uang sebesar 383 dollar AS atau sekitar Rp 5,5 juta.

Berdasarkan catatan pengadilan, perempuan berusia 23 tahun tersebut menjadi buronan atas tuduhan pencurian dan pelanggaran hukum lainnya di Franklin County.

Dia dijadwalkan menghadiri sidang perdana pada Senin (19/11/2018) pukul 09.00 pagi setempat di Pengadilan Franklin County.

Baca juga: TV Kantin Kampus di China Tayangkan Film Porno Selama 3 Menit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.