Lunokhod 1, Robot "Remote Control" Pertama yang Capai Bulan

Kompas.com - 17/11/2018, 16:32 WIB
Lunokhod 1 Nasa.govLunokhod 1

Dalam pendaratannya, robot tersebut bergerak sejauh 20 meter dan langsung mengirimkan data mengenai permukaan bulan ke bumi. Semuanya dilakukan tanpa manusia.

Lunakhod 1 merupakan kendaraan pertama buatan manusia yang mampu berjalan sendiri di permukaan bulan. Robot ini memiliki panjang 9 meter dan mempunyai kaki setinggi 1,5 meter sebanyak delapan buah. Setiap roda yang ada dalam kaki mempunyai mesin sendiri.

Karena konstruksinya khusus, robot ini mampu berbalik 180 derajat penuh. Mesin-mesinnya dijalankan oleh baterai yang terkumpul dari sinar matahari. Secara otomatis, robot ini mampu menghidupkan dan mematikan sendiri mesinnya apabila terdapat kendala.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Voyager 2, Pesawat Antariksa Pertama Capai Neptunus

Ungguli Amerika Serikat

Setelah peluncuran itu, Lunakhod mampu menjawab kegundahan banyak orang. Lunakhod 1 membawa pemancar radio beserta TV, cermin laser, dan beberapa sensor lainnya.

Ahli angkasa AS di Washington DC mengakui bahwa Uni Soviet telah mengalahkan kemampuannya dalam mendaratkan kendaraan bermesin di bulan. Keunggulan Uni Soviet ini memberikan rekor kali pertama dalam sejarah manusia.

Dilansir dari Nasa.gov, selama sepuluh bulan berikutnya robot itu digerakkan oleh para operator di Uni Soviet, dengan total jarak yang ditempuh melebihi 10 km.

Ketika itu juga robot ini mampu menghasilkan beberapa sumber informasi penting.

Setelah beberapa bulan bekerja dan bergerak memberikan informasi, robot ini berhenti pada 4 Oktober 1971 setelah kehilangan sumber tenaga dan temperaturnya menurun.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X